Jadi Calon Presiden, Jokowi Tak Lagi Bagi-bagi Sepeda

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara reuni akbar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) 2018 di Jakarta Convention Center, Sabtu, 22 September 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara reuni akbar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) 2018 di Jakarta Convention Center, Sabtu, 22 September 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak lagi membagi-bagikan sepeda kepada masyarakat saat kunjungan kerja. Alasannya Jokowi telah berstatus sebagai calon presiden 2019.

    Baca: KPU Larang Jokowi Gunakan Istana untuk Kampanye Pilpres

    Pagi ini, Selasa, 25 September 2018, Jokowi menghadiri acara pembagian sertifikat tanah untuk rakyat di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Biasanya, Jokowi memberi kuis berhadiah sepeda kepada warga yang berani ke panggung dan bisa menjawab pertanyaan darinya. Namun, mulai hari ini, Jokowi tak melakukannya lagi.

    Dalam acara ini, Jokowi sempat menantang warga yang hadir untuk maju ke panggung. "Sekarang saya tanya, ada yang berani maju enggak. Tapi enggak ada sepeda," katanya disambut tawa para warga.

    Baca: Hari Ketiga Kampanye: Jokowi Tugas Negara, Ma'ruf Amin ke Tegal

    "Mulai kemarin kami tidak boleh lagi beri sepeda. Senengnya bapak ibu diberi sepeda kan? Tapi, karena enggak boleh enggak ada lagi deh yang maju," ucapnya.

    Sebelumnya, Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono mengundang pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memberi arahan kepada jajarannya tentang batasan-batasan apa saja yang boleh dilakukan dan digunakan oleh Jokowi yang kini berstatus sebagai calon presiden. KPU menyampaikan bahwa fasilitas yang melekat 24 jam kepada presiden tanpa memandang statusnya sebagai peserta pemilu hanyalah pengamanan, kesehatan, dan protokoler.

    Baca: Fadli Zon Minta Kampanye Jokowi Diawasi

    Terkait hobi Jokowi yang suka membagikan sembako, hadiah, atau sepeda saat kunjungan kerja, KPU minta pihak istana berhati-hati agar tidak melanggar aturan. "Prinsipnya bahwa kalau itu tujuannya memang melekat pada agenda kenegaraan, itu harus dipertimbangkan dengan baik," kata Kepala Biro Teknis KPU Nur Syarifah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 24 September 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.