Jubir: Prabowo - Sandiaga Akan Tuntaskan Masalah HAM

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak usai diperiksa di Kepolisian Daerah Metro Jaya terkait pernyataannya mengenai kasus Penyidik Senior KPK Novel Baswedan, Jakarta, 22 Januari 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak usai diperiksa di Kepolisian Daerah Metro Jaya terkait pernyataannya mengenai kasus Penyidik Senior KPK Novel Baswedan, Jakarta, 22 Januari 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan penuntasan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) menjadi salah satu agenda Calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dahnil merupakan koordinator juru bicara pasangan Prabowo - Sandiaga.

    Baca: Beredar 12 Nama Kandidat Tim Pemenangan Prabowo - Sandiaga

    "Tentu ada janji komitmen yang dibuat dari Pak Prabowo dan Sandi, yaitu berani menyelesaikan masalah penguasaan bandit politik, termasuk pelanggaran HAM," kata Dahnil dalam konferensi pers yang digelar di Roemah Djoeang, Jalan Potogan, Jakarta Selatan, Jumat, 21 September 2018.

    Dalam kasus penuntasan pelanggaran HAM ini, Dahnil menyebut nama Novel Baswedan. Menurut Dahnil, kejelasan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu akan ia sampaikan pada awal masa kampanye.

    Dahnil menjamin janji kampanye Prabowo dan Sandiaga akan memperjuangkan masyarakat yang adil dan makmur. Salah satunya dengan melumpuhkan mafia-mafia pelanggaran hak asasi dan bandit-bandit ekonomi.

    Pernyataan itu menjadi rekomendasi Dahnil kepada Sandiaga pekan lalu saat ia belum didapuk sebagai koordinator juru bicara. Waktu itu, Sandiaga berkunjung ke kantor Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah untuk lawatan biasa sekaligus salat jumat.

    Dahnil mengatakan telah mengkaji ketokohan Prabowo - Sandiaga sejak lama. Ia yakin keduanya memiliki mandat pemimpin yang berani mengambil keputusan, termasuk pelanggaran HAM yang dimaksud.

    Simak juga: Lagu #2019GantiPresiden Diputar di Posko Pemenangan Prabowo

    Sementara itu, Dahnil mengklaim tidak menemukan satu pun keputusan pengadilan atau hukum yang menyatakan capresnya, Prabowo, terlibat pelanggaran kasus hak asasi. "Saya menemukan fakta beliau adalah seorang patriotik dan loyal. Ketika Prabowo diserang, beliau ikhlas saja," ujarnya. Hal itu pulalah yang menjadi poin pertimbangan Dahnil menerima tawaran sebagai jubir Prabowo - Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.