Slogan Kubu Jokowi: Nomor 1 Jokowi Sekali Lagi, Jika 2...

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bermain tenis meja dengan atlet saat mengunjungi Pelatnas atlet Asian Para Games 2018 di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 15 September 2018. Presiden Jokowi optimistis cabang bulu tangkis bisa menyumbangkan 4 medali emas untuk Indonesia. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bermain tenis meja dengan atlet saat mengunjungi Pelatnas atlet Asian Para Games 2018 di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 15 September 2018. Presiden Jokowi optimistis cabang bulu tangkis bisa menyumbangkan 4 medali emas untuk Indonesia. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pasang calon presiden dan wakil presiden 2019 akan mengikuti pengundian nomor urut di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Maman Immanulhaq, sudah menyiapkan slogan yang akan dipakai para relawan dengan menyesuaikan nomor urut yang didapat.

    Baca: Ribuan Relawan Pendukung Jokowi - Ma'ruf Padati Tugu Proklamasi

    "Kalau dapat nomor 1 berarti 'Jokowi satu kali lagi'. Kalau nomor dua berarti 'Jokowi dua periode'. Siap?" kata Maman dalam orasinya di hadapan ribuan relawan menjelang acara penyambutan Jokowi - Ma'ruf di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat, 21 September 2018.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi tidak mempersoalkan nomor urut berapa yang bakal didapatkan untuk pemilihan presiden 2019. "Dapat nomor 1 alhamdulillah, dapat nomor 2 alhamdulillah," ujarnya seusai makan siang di Restoran Mbah Jingkrak, Setiabudi, Jakarta, Jumat.

    Bagi Jokowi, persoalan nomor urut tidak terlalu penting. "Yang paling penting kepercayaan rakyat yang harus kita jaga," ucapnya. Rencananya Jokowi berangkat ke KPU dari Tugu Proklamasi. Di sana, ia akan bertemu dengan pasangannya, Ma'ruf Amin, dan menuju ke KPU bersama-sama.

    Pemilihan presiden 2019 memang hanya diikuti dua pasang calon, yakni Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. KPU telah menetapkan keduanya memenuhi syarat untuk mengikuti pilpres, kemarin.

    Simak juga: PKB: Kalau Jokowi Dapat Nomor Urut 2 yang Untung Gerindra

    Pasangan Jokowi - Ma'ruf mendapat dukungan dari sembilan partai politik, yaitu PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, Hanura, PKPI, Perindo, dan PSI. Adapun pasangan Prabowo - Sandiaga didukung Partai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, dan Partai Berkarya. Adapun masa kampanye akan berlangsung pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Sedangkan hari pemungutan suara dilakukan pada 17 April 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.