PKB: Kalau Jokowi dapat Nomor Urut 2 yang Untung Gerindra

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersiap menerima kunjungan delegasi Senat Republik Ceko di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 September 2018. Kunjungan tersebut dalam rangka meningkatkan hubungan kedua negara di bidang perdagangan dan industri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo bersiap menerima kunjungan delegasi Senat Republik Ceko di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 September 2018. Kunjungan tersebut dalam rangka meningkatkan hubungan kedua negara di bidang perdagangan dan industri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding berharap pasangan calon presiden Joko Widodo - Ma'aruf Amin (Jokowi - Ma'ruf) mendapatkan nomor urut 1. "Kalau nomor dua, Jokowi akan untungkan Gerindra," kata Karding saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jumat, 21 September 2018.

    Baca: Ini Susunan Acara Pengambilan Nomor Urut Pilpres 2019 di KPU

    Alasannya, Karding mengatakan Partai Gerindra mendapatkan nomor urut 2 dalam gelaran Pemilu 2019. Dia berharap Jokowi - Ma'ruf akan mendapatkan nomor 1. Sebab, PKB sebagai salah satu partai yang mengusung Jokowi - Ma'ruf mengantongi nomor urut 1 untuk Pemilu 2019.

    Sehingga, Karding mengatakan PKB akan lebih mudah kampanye. "Kami lebih gampang bisa bantu kampanye," kata Karding.

    Pengundian nomor urut peserta Pilpres 2019 akan digelar oleh KPU malam ini. Pemilihan presiden 2019 ini hanya diikuti oleh dua pasang calon, yakni, Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo - Sandiaga Uno. KPU telah menetapkan keduanya memenuhi syarat untuk mengikuti Pilpres 2019, kemarin. Adapun masa kampanye akan berlangsung sejak 23 September 2018 - 13 April 2019. Sedangkan hari pemungutan suara dilakukan pada 17 April 2019.

    Simak juga: Jokowi: Dapat Nomor 1 Alhamdulillah, 2 juga Alhamdulillah

    Pasangan Jokowi - Ma'ruf mendapat dukungan dari sembilan partai politik yaitu PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, Hanura, PKPI, Perindo, dan PSI. Adapun pasangan Prabowo - Sandiaga didukung oleh Partai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, dan Partai Berkarya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.