Zumi Zola Mengaku Mengarang Cerita untuk Menakuti DPRD Jambi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Provinsi Jambi, Zumi Zola, mendatangi gedung KPK jelang menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka, di Jakarta, 15 Februari 2018. Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait tindak pidana korupsi kasus suap pengesahan RAPBD Prov. Jambi Tahun 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    Gubernur Provinsi Jambi, Zumi Zola, mendatangi gedung KPK jelang menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka, di Jakarta, 15 Februari 2018. Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait tindak pidana korupsi kasus suap pengesahan RAPBD Prov. Jambi Tahun 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta-Gubernur Jambi nonaktif  Zumi Zola, terdakwa kasus gratifikasi dan dugaan suap pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, membenarkan pernah memberitahu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Jambi bahwa akan ada operasi tangkap tanggan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Namun, kata Zumi, saat itu dia berbohong. "Tidak ada KPK telepon ada OTT, saya saja yang sengaja ingin takut-takutin DPRD," ujar Zumi saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

    Baca: Zumi Zola Mengaku Bersalah karena Tak Tegas Tolak Duit Ketok Palu

    Menurut Zumi saat itu KPK memang menghubunginya untuk mengingatkan legislatif dan eksekutif agar tidak melakukan tindak pidana korupsi. "Yang ada waktu itu hanya laporan periodik KPK untuk mengingatkan pemerintahan dan DPRD," ujarnya.

    Zumi mengaku upayanya menakut-nakuti anggota DPRD bertujuan agar mereka tidak lagi meminta jatah uang ketuk palu. Zumi berujar peringatan itu ternyata tidak manjur. "Tapi tetap tidak ampuh, kan kena OTT," ujarnya.

    Simak: Ajudan Zumi Zola Kumpulkan Rp 13 Miliar untuk Uang Ketuk Palu

    Sebelumnya saat memberi kesaksian, Ketua DPRD Jambi Chornelis Buston menyebutkan bahwa Zumi sudah mengetahui akan adanya OTT DPRD Jambi. "Pada awal Oktober 2016, Pak Gubernur ditelepon oleh pencegahan KPK," ujarnya.

    Chornelis mengatakan tahu informasi itu setelah ditelepon Zumi Zola. Chornelis waktu itu kaget dan takut atas rencana KPK melakukan OTT. Pada November 2017 akhirnya KPK menciduk 16 orang termasuk dari DPRD Jambi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.