Senin, 22 Oktober 2018

AJI Desak Polisi Cari Penyebar Hoaks Diskusi Majalah Tempo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi, memasuki mobil setelah memberi keterangan pers terkait dengan pemberitaan terhadap dirinya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018. Perkara divestasi dan penjualan saham Newmont yang menyeret nama TGB ini ada dalam majalah Tempo edisi 17 September 2018 dengan laporan utama berjudul

    Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi, memasuki mobil setelah memberi keterangan pers terkait dengan pemberitaan terhadap dirinya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018. Perkara divestasi dan penjualan saham Newmont yang menyeret nama TGB ini ada dalam majalah Tempo edisi 17 September 2018 dengan laporan utama berjudul "Tuan Guru di Ladang Emas". ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mendesak kepolisian mencari penyebar hoaks soal undangan diskusi divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang jadi isu utama laporan Majalah Tempo. Selain itu, AJI Indonesia juga meminta kepolisian memberikan perlindungan penuh kepada nama-nama yang dicatut sebagai pembicara dalam undangan tersebut.

    Baca: Dugaan Kerugian Negara dalam Kasus Newmont yang Menyeret TGB

    "Termasuk memberikan perlindungan kepada keluarga mereka dari kelompok-kelompok yang terprovokasi oleh undangan hoaks tersebut," kata Abdul Manan, ketua AJI dalam keterangan tertulis, Kamis 20 September 2018.

    Dalam undangan tersebut, AJI Mataram seolah-olah menggelar diskusi bertema 'Tuan Guru Bajang dan Divestasi Tambang Emas' yang diselenggarakan pada Kamis, 20 September 2018 Pukul 20.00 waktu setempat. Undangan hoaks itu juga memajang foto jurnalis Tempo dan Ketua AJI Mataram.

    Abdul Manan mengatakan setelah AJI Indonesia melakukan klarifikasi terhadap AJI Mataram, undangan tersebut ternyata hoaks alias bohong. Abdul Manan mengatakan AJI Mataram sama sekali tidak pernah membuat undangan itu dan tidak pernah menyinggung tema itu dalam agenda organisasi maupun personal pengurus.

    Simak juga: TGB Akan Tempuh Langkah Hukum Terhadap Tempo Media

    Abdul Manan menngatakan AJI menduga undangan itu sengaja dibuat dan disebar pihak-pihak tertentu untuk kepentingan menyudutkan pihak lain di tengah pro-kontra pemberitaan Majalah Tempo yang mengupas Tuan Guru Bajang (TGB) TGH M Zainul Majdi sebagai tokoh utama terkait kasus divestasi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Hal tersebut terlihat dari adanya indikasi persekusi terhadap jurnalis Tempo dari laporan yang diterima AJI Indonesia," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.