Senin, 22 Oktober 2018

AJI Mataram Sebut Diskusi Bedah Majalah Tempo Soal TGB Hoaks

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, memberi keterangan pers terkait dengan pemberitaan terhadap dirinya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018. TGB memberi klarifikasi atas berita yang menyebutkan dirinya diduga menerima aliran dana terkait dengan penjualan saham eks PT Newmont Nusa Tenggara. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, memberi keterangan pers terkait dengan pemberitaan terhadap dirinya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018. TGB memberi klarifikasi atas berita yang menyebutkan dirinya diduga menerima aliran dana terkait dengan penjualan saham eks PT Newmont Nusa Tenggara. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Mataram tidak pernah mengadakan diskusi terkait divestasi saham PT. Newmont Nusa Tenggara yang menjadi laporan utama majalah Tempo edisi 14 September 2018. "Undangan itu sama sekali tidak pernah dibuat karena memang tidak pernah disinggung dalam agenda organisasi maupun personal pengurus," kata Haris Mahtul, Koordinator Divisi Advokasi AJI Mataram dalam keterangan tertulis, Kamis 20 September 2018.

    Baca: TGB Akan Tempuh Langkah Hukum Terhadap Tempo Media

    AJI Mataram, kata Haris, menduga undangan tersebut dibuat oleh orang yang ingin menyudutkan pihak lain di tengah pro-kontra pemberitaan Tempo. Majalah Tempo dalam laporan utamanya di edisi 14 September 2018 mengupas dugaan keterlibatan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Gubernur NTB 2008-2018, dalam kasus divestasi PT Newmont Nusa Tenggara yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). TGB Zainul membantah pemberitaan tersebut.

    Sebelumnya, beredar pamflet undangan diskusi dengan tema 'Tuan Guru Bajang dan Divestasi Tambang Emas'. Dalam pamflet tersebut, undangan sedianya digelar Kamis, 20 September 2018 pukul 20.00 WITA, lengkap dengan alamat lokasi diskusi.

    Pamflet tersebut juga memajang foto Abdul Latif Apriaman, koresponden Tempo, dan Fitri Rachmawati, Ketua AJI Mataram. Di bagian lain, termuat gambar majalah Tempo edisi 14 September 2018 dan kutipan wawancara TGB. "Namun tanda tanda jelas bahwa undangan itu hoax, tidak tercantum narasumber atau pembicara diskusi, audience dan lembaga yang bertanggungjawab sebagai penyelenggara," kata Haris.

    Aji Mataram justru melihat undangan tersebut sebagai bentuk intimidasi kepada Abdul Latif Apriaman dan Fitri Rachmawati secara personal maupun kelembagaan. Haris curiga ada upaya pengalihan isu terkait pemberitaan Tempo.

    Simak juga: TGB Diduga Terima Gratifikasi, Ini Duit Keluar-Masuk Rekeningnya

    AJI Mataram meminta kelompok yang tak terima dengan pemberitaan tersebut agar tidak membawa urusan tersebut ke ranah personal wartawan. "Jangan menggunakan cara-cara yang mengintimidasi atau menyebar hoax karena akan mengancam kemerdekaan pers dan publik memperoleh informasi yang benar," kata Haris.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.