Deputi Penindakan Foto Bareng TGB, KPK: Dia Masih Lurus

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur NTB, TGB Muhammad Zainul Majdi (kanan), bersama dengan kuasa hukumnya memberi keterangan pers terkait dengan pemberitaan terhadap dirinya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018. TGB juga menyebutkan sejumlah penghasilannya yang bersumber dari luar kapasitasnya sebagai gubernur, antara lain dari lembaga pendidikan yang ia miliki. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Mantan Gubernur NTB, TGB Muhammad Zainul Majdi (kanan), bersama dengan kuasa hukumnya memberi keterangan pers terkait dengan pemberitaan terhadap dirinya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018. TGB juga menyebutkan sejumlah penghasilannya yang bersumber dari luar kapasitasnya sebagai gubernur, antara lain dari lembaga pendidikan yang ia miliki. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menanggapi beredarnya foto Deputi Penindakan KPK Firli dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang atau TGB Zainul Majdi. Keduanya tertangkap kamera saat sedang bermain tenis.

    Baca: TGB Diduga Terima Gratifikasi, Ini Duit Keluar-Masuk Rekeningnya

    Agus meyakini Firli akan tetap bersikap independen. "Rasanya saya melihat Firli sampai hari ini masih lurus, tidak terpengaruh. Saya yakin tidak ada kedekatan itu," kata Agus di gedung KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis, 20 September 2018.

    Pertemuan itu diduga terjadi di tengah proses penyelidikan kasus korupsi divestasi Newmont Nusa Tenggara yang diduga menyeret TGB. "Kalau mereka main tenis, apa itu membicarakan kasus? Mestinya kan tidak," kata Agus.

    Agus pun menegaskan penyidik KPK selalu bersikap independen. Ia juga menjamin tidak akan ada intervensi dalam kasus yang sedang KPK usut tersebut. Bahkan, Agus mengatakan, Firli sudah terlebih dulu izin dan melaporkan perihal kepergian dia ke NTB.

    Firli dilantik menjadi Deputi Penindakan KPK pada April 2018. Sebelumnya, ia adalah Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat. Kendati TGB adalah orang yang disasar KPK, Firli, yang sudah berstatus deputi penindakan, masih sempat bertemu dengan Gubernur NTB periode 2008-2018 itu. Pada 13 Mei lalu, Firli dan Zainul bertemu dalam acara perpisahan Komandan Komando Resor Militer 162/ Wira Bhakti di Mataram. Firli datang lebih awal, disusul Zainul yang hadir bersama dengan anaknya yang masih belia.

    Kepala Penerangan Korem 162 Mayor Dahlan mengatakan institusinya menggelar pertandingan tenis lapangan dalam acara itu. Ia juga membenarkan kabar kehadiran Firli dan TGB. Ia menerangkan, Korem tidak menerbitkan undangan resmi buat mereka. “Mungkin Komandan yang mengundang sendiri karena kedekatan mereka selama menjabat di sini,” ujar Dahlan, Kamis pekan lalu.

    Seorang pejabat di KPK menyebutkan pertemuan itu menjadi pembicaraan di lingkup internal karena beberapa foto Firli bersama dengan Zainul beredar di media sosial. Namun masalah ini belum sampai ke meja pengawasan internal KPK. Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyatakan tidak mengetahui soal ini. “Jangan tanya saya,” katanya.

    Simak juga: TGB Akan Tempuh Langkah Hukum Terhadap Tempo Media

    TGB Zainul mengaku bertemu dengan Firli tapi menampik kabar bahwa pertemuan itu membincangkan divestasi Newmont. “Saya menghormati beliau. Bagian dari penghormatan saya adalah memastikan beliau bekerja secara profesional,” ucapnya. Adapun Firli tidak menanggapi permintaan konfirmasi Tempo mengenai hal ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.