Pernah Ungkap Perdagangan Manusia, Begini Karir Dirdik Baru KPK

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap di Gedung KPK, Jakarta, 18 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Juru Bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap di Gedung KPK, Jakarta, 18 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melantik tiga pejabat struktural. Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, jabatan tersebut adalah Direktur Penyidikan, Direktur Monitor, dan Kepala Biro Perencanaan Keuangan KPK. "Posisi ini merupakan hasil seleksi," kata Febri Diansyah, Rabu, 19 September 2018.

    Baca: Harapan Wakapolri untuk Dirdik KPK Pengganti Aris Budiman

    Dari tiga jabatan tersebut, posisi Direktur Penyidikan yang paling menjadi sorotan. KPK melantik Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Besar R.Z. Panca Putra, menggantikan Aris Budiman sebagai Direktur Penyidikan.

    Pria kelahiran Januari 1969 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol 1990. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Banyumas. Kemudian, Dia dilantik sebagai Kapolres Tegal pada 2010.

    Panca kemudian menduduki jabatan Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah pada 2011. Setahun kemudian, ia naik menjadi Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah.

    Pada 2013, Panca kembali ke Jakarta. Ia menjadi berada di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdikpol. Ia menjadi Dosen Utama di sana. Baru pada Februari 2017, Panca menjadi Wail Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri.

    Simak juga: Polri Tangkap 5 Pelaku Perdagangan Manusia ke Malaysia

    Ketika menduduki posisi Wakil Direktur Tindak Pidana Umum, Panca Putra pernah membongkar skandal penyelundupan perempuan asal Sukabumi ke Malaysia. "Dari penyelidikan Bareskrim Polri berhasil menangkap dan mengamankan lima oerang pelaku yang bertindak sebagai perekrut dan yang menyiapkan dokumen palsu untuk membawa korban ke Malaysia," kata Panca di Bareskrim, Gambir, Jakarta, Kamis, 13 September 2018. Sekarang, ia resmi menjadi Direktur Penyidikan KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.