Jumat, 16 November 2018

Buka Kongres GMKI, Jokowi Beri Kiat Agar Tak Ketinggalan Zaman

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi melihat jas yang dijual di salah satu kios saat mengunjungi pusat perbelanjaan Dongdaemun Design Plaza di Seoul, Korea Selatan, Senin, 10 September 2018. Saat berada pusat perbelanjaan tersebut, Jokowi dan Iriana berkeliling sambil menyambangi beberapa kios. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi melihat jas yang dijual di salah satu kios saat mengunjungi pusat perbelanjaan Dongdaemun Design Plaza di Seoul, Korea Selatan, Senin, 10 September 2018. Saat berada pusat perbelanjaan tersebut, Jokowi dan Iriana berkeliling sambil menyambangi beberapa kios. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bercerita kiat agar ia tidak terlihat ketinggalan zaman dibandingkan dengan generasi muda saat ini. Perkembangan zaman yang begitu pesat, memaksa Jokowi untuk terus belajar setiap hari.

    Baca juga: Di Kongres Mahasiswa Hindu, Jokowi: Perubahan Terjadi Lebih Cepat

    "Saya setiap hari belajar 3D Printing, artificial intelligence. Kalau enggak, enggak nyambung kita nanti," kata Jokowi saat membuka kongres ke XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Green Forest Hotel, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 14 September 2018.

    Menurut Jokowi, dunia kini berubah begitu cepat. Bahkan Revolusi Industri 4.0 diprediksi memberi dampak perubahan tiga kali lebih cepat ketimbang revolusi industri yang pertama.

    Kepada para mahasiswa, Jokowi meminta agar anak-anak muda sadar akan perubahan zaman. Ia berharap anak muda Indonesia bisa menguasai kecerdasan buatan, internet of thing, dan virtual reality. Jika tidak, kata dia, Indonesia bisa tertinggal dengan negara-negara lain.

    Baca juga: Jokowi Mengajak Mahasiswa Tumbuhkan Sikap Optimisme

    Ia bercerita saat berkunjung ke markas Facebook di California pada 2016 lalu. Saat itu ia dan bos Facebook, Mark Zuckerberg, menyempatkan untuk bermain tenis meja secara virtual. Ia pun mengungkapkan kekagumannya tentang perkembangan teknologi yang terjadi.

    Usai bercerita, Jokowi justru meminta maaf kepada para mahasiswa jika generasi tua sepertinya tidak bisa mengikuti perkembangan zaman. "Anak-anak muda mahasiswa, mohon maaf yang tua kayak saya suka ketinggalan banget," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.