Kali Kedua, Menteri Desa Lantik Pejabatnya di Desa

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT Anwar Sanusi melantik 65 orang pejabat eselon 1 di Pendopo Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu,12 September 2018. (dok Kemendesa PDTT)

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT Anwar Sanusi melantik 65 orang pejabat eselon 1 di Pendopo Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu,12 September 2018. (dok Kemendesa PDTT)

    INFO NASIONAL-- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi \ membuat satu tradisi baru ketika melantik pejabat di lingkungan kementerian. 

    Menyusul pelantikan pejabat eselon I, yang dilakukan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di lapangan terbuka di Bengkulu Utara, awal Agustus lalu, untuk kali kedua Kementerian Desa melantik sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya di Yogyakarta.

    Pelantikan dilaksanakan Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Anwar Sanusi di Pendopo Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 12 September 2018.

    Pejabat yang dilantik, di antaranya pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas yang semuanya berjumlah 65 orang. "Pejabat adalah pelayan masyarakat, mereka harus paham betul kondisi yang terjadi di masyarakat," kata Anwar setelah pelantikan yang dikemas dengan nuansa Jawa perdesaan.

    Selain lokasi Kampung Mataraman yang menghadirkan pemandangan alam pedesaan, para pejabat yang dilantik mengenakan busana adat Jawa, kain batik lengkap dengan beskap dan blangkon, sedangkan pejabat perempuan mengenakan kebaya khas Jawa.

    Anwar mengatakan, dengan pelantikan yang diselenggarakan di desa, diharapkan pejabat akan segera merasakan nuansa desa yang akan mengingatkan bahwa jabatan itu dari masyarakat desa. "Ini akan menjadi tradisi yang akan terus kami lakukan. Pejabat akan lebih dekat dengan masyarakat dan segera membuat program kerja yang memang dibutuhkan masyarakat sesuai dengan kebutuhan mereka," ujarnya.

    Selanjutnya, Anwar berpesan pejabat sebagai pelayan rakyat harus menjadi paradigma yang ditegakkan aparatur sipil negara (ASN). "Untuk bisa menjadi pelayan yang baik, harus melihat dan mendengar langsung apa aspirasi masyarakat," tuturnya.

    Seperti pernah diberitakan sebelumnya, pelantikan pejabat pertama di Bengkulu dilaksanakan di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita.  Pemilihan di lokasi transmigrasi adalah berkaitan dengan pejabat yang dilantik merupakan pejabat yang mengurusi transmigrasi, yaitu Direktur Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (Dirjen PKP2Trans) Hari Pramudiono. 

    Selain melantik pejabat di Desa Panggungharjo, Anwar membuka pelatihan Badan usaha milik desa (BUMDes), akademi 4.0, dan pelatihan  berbasis kompetensi untuk para calon transmigran di Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta.

    Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih serta pejabat dari unsur Forkompinda setempat.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.