LPSK Tawarkan Perlindungan ke Tersangka PLTU Riau-1, Eni Saragih

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasus dugaan suap pada proyek PLTU Mulut Tambang Riau-1 menjerat dua politikus Partai Golkar. Tapi pengakuan terbaru Eni Maulani Saragih, tersangka kasus ini, mengungkapkan dugaan keterlibatan petinggi partai lainnya. Berikut ini sejumlah orang di lingkaran partai yang terseret dalam perkara ini.

    Kasus dugaan suap pada proyek PLTU Mulut Tambang Riau-1 menjerat dua politikus Partai Golkar. Tapi pengakuan terbaru Eni Maulani Saragih, tersangka kasus ini, mengungkapkan dugaan keterlibatan petinggi partai lainnya. Berikut ini sejumlah orang di lingkaran partai yang terseret dalam perkara ini.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menawarkan perlindungan kepada tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 Eni Saragih. LPSK menilai terdapat ancaman nyata terhadap bekas Wakil Ketua Komisi Energi DPR itu. "Hasil analisis kami mengarah ke situ," kata Wakil Ketua LPSK Askari Razak dihubungi Tempo, Rabu, 12 September 2018.

    Baca: 
    Setya Novanto Minta Eni Saragih Buka-bukaan Suap PLTU Riau-1
    KPK: Satu Saksi Suap PLTU Riau-1 Sebut ...

    Tawaran perlindungan dari LPSK muncul setelah Eni didatangi mantan Ketua DPR Setya Novanto di rumah tahanan KPK pada 28 Agustus 2018. KPK memindahkan sementara Setya dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus PLTU Riau-1 pada 27 dan 28 Agustus 2018.

    Menurut pengacara Eni, Pahrozi saat itulah Setya mendatangi kliennya. Dia mengatakan berdasar keterangan kliennya, Setya meminta Eni menutupi perannya dalam proyek PLTU Riau-1. Sebagai ganti, Setya meminta Eni melimpahkan kasus itu ke mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham.

    Pengacara Setya, Maqdir Ismail membenarkan soal adanya pertemuan itu. Namun, dia membantah Setya meminta Eni menutupi perannya dalam kasus ini.

    Menurut Maqdir, Setya hanya memberikan dukungan moral kepada Eni dalam menjalani proses hukum. Dia mengatakan kliennya bahkan meminta Eni bersikap kooperatif dan terbuka dalam pemeriksaan. "Tidak ada yang perlu ditutupi," kata dia.

    Askari tidak membantah tawaran perlindungan dari LPSK datang karena adanya pertemuan Setya dan Eni di rutan KPK. Namun, menurut dia itu bukan alasan satu-satunya. "Kami menilai dari berbagai perspektif," kata dia.

    Baca: Golkar: Eni Saragih Belum Laporkan Penggunaan Dana Munaslub 

    Askari mengatakan telah menawarkan perlindungan kepada Eni Saragih melalui KPK dan pengacaranya. Namun, baik KPK maupun pengacara Eni belum memberi jawaban. "LPSK sudah menawarkan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.