Selasa, 18 September 2018

Prabowo Bertemu SBY Hari Ini, Membahas Apa?

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi keterangan pers seusai pertemuan tertutup di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018. Dalam pertemuan tersebut, Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pilpres 2019. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi keterangan pers seusai pertemuan tertutup di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018. Dalam pertemuan tersebut, Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pilpres 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakal calon presiden Prabowo Subianto direncanakan menemui Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di kediamannya di Kuningan, Jakarta pada Rabu, 12 September 2018.

    Baca juga:  AHY : Kalau Satu Kaki, Demokrat Pincang

    Pertemuan tersebut menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani membicarakan isu-isu terkini termasuk bagaimana Demokrat solid mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

    "Besok Prabowo akan bertemu SBY di Kuningan, membahas bagaimana agar Prabowo - Sandiaga menang dan Demokrat solid," kata Muzani di Jakarta, Selasa malam, 11 September 2018.

    Muzani mengatakan Prabowo sudah mendapatkan penjelasan terkait beberapa kader Demokrat yang mendukung Jokowi - Ma'ruf Amin di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan itu merupakan hal yang wajar dalam setiap kegiatan demokrasi.

    Dia mencontohkan di Pilkada, pembelahan dukungan dalam internal partai selalu ada karena pemilihan kepala daerah adalah gabungan antara pemilihan figur dan parpol.

    "Sehingga dalam setiap pemilihan kepala daerah tidak ada partai yang solid, hampir tidak ada dalam catatan kami. Termasuk dalam Pilpres, sejak pemilihan langsung 2004, 2009, dan 2014," ujarnya.

    Baca juga: Andi Arief Bicara Seni Tingkat Tinggi untuk Partai Kubu Prabowo

    Dia menjelaskan, Prabowo memahami kondisi politik tersebut sehingga tidak pernah memaksa kepala daerah yang diusung Gerindra harus mendukung pasangan Prabowo - Sandiaga.

    Muzani mencontohkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gerindra mendorong kepada yang bersangkutan menjalankan fungsinya sebagai kepala daerah.

    "Kami tidak akan menarik-narik mereka masuk dalam timses, biarkan Pilpres ini menjadi kerjaan kami. Kepala daerah menjalankan saja amanah rakyat yang telah memilihnya," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.