Rabu, 14 November 2018

4 Fakta KRI Rencong-622 yang Terbakar dan Tenggelam di Sorong

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap membubung dari kapal KRI Rencong 622 yang terbakar di perairan Sorong, Papua Barat, Selasa, 11 September 2018. Belum diketahui penyebab kebakaran KRI Rencong 622 itu. ANTARA FOTO/Dok Basarnas/OM

    Asap membubung dari kapal KRI Rencong 622 yang terbakar di perairan Sorong, Papua Barat, Selasa, 11 September 2018. Belum diketahui penyebab kebakaran KRI Rencong 622 itu. ANTARA FOTO/Dok Basarnas/OM

    Guna menghindari korban jiwa --karena rawan terjadi ledakan amunisi-- maka Komandan KRI Rencong-622 memutuskan untuk melaksanakan "peran peninggalan" (perintah aksi meninggalkan kapal) kepada semua personel yang ada di KRI Rencong-622.

    Pada saat proses kebakaran terjadi, menurut keterangan Dinas Penerangan TNI AL itu, komandan KRI Rencong-622 tetap berupaya melaksanakan penyelamatan kapal sesuai prosedu. Komandan juga melaporkan dan berkoordinasi dengan komando atas tentang kondisi yang dihadapi di lapangan.

    Karena kebakaran makin membesar dan tidak dapat ditanggulangi lagi, komandan kapal memutuskan untuk seluruh anggota meninggal kapal. Akhirnya kapal tidak dapat terselamatkan dan tenggelam pada posisi lego jangkar dekat Pulau Yefdoi. Seluruh personel di KRI Rencong-622 selamat dan dievakuasi ke Pangkalan Armada III TNI AL di Sorong.

    TNI AL Membentuk Tim Investigasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?