Minggu, 18 November 2018

Sandiaga Lelang Baju Dinas Sampai Topi untuk Korban Gempa Lombok

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak korban gempa Lombok bermain di sekitar reruntuhan bangunan di Desa Batukliang Utara, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Foto: Dok Joko Intarto

    Anak-anak korban gempa Lombok bermain di sekitar reruntuhan bangunan di Desa Batukliang Utara, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Foto: Dok Joko Intarto

    TEMPO.CO, JakartaCalon Wakil Presiden Sandiaga Uno menghadiri acara penggalangan dana untuk korban gempa Lombok. Dalam acra bertajuk "Care of Lombok" ini, panitia melelang barang-barang bekas Sandiaga Uno saat menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    Baca: Sowan ke Istri Gus Dur, Sandiaga Dapat Wejangan

    “Konser Amal ini kami dorong agar bisa meningkatkan kepedulian kepada saudara di Lombok,“ kata Sandi di Beranda Kitchen, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan. Beberapa barang yang dilelang adalah baju model polo bertuliskan Asian Games 2018, helm proyek, topi, sepatu, sampai seragam dinas Sandi saat bertugas di Balai Kota.

    Di akhir acara, panitia mengumumkan donasi yang terkumpul untuk korban gempa Lombok sebesar Rp 250 juta. Adapun barang yang terjual dengan harga tertinggi adalah topi yaitu Rp 33 juta.

     

    Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB telah merampungkan validasi dampak gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, sepanjang Agustus 2018. Dari data per 10 September 2018 ini, telah diketahui berapa banyak korban jiwa, rumah yang hancur, fasilitas publik yang rusak, hingga kebutuhan dana untuk merehabilitasi dan merekonstruksi seluruh dampak tersebut.

    Baca: Ini Data Lengkap Kerusakan Gempa Lombok Versi BNPB

    Total korban jiwa sampai saat ini yaitu 564 orang. "82,8 persen dari seluruh korban meninggal atau sekitar 467 jiwa ada di Lombok Utara," kata Kepala BNPB Willem Rampangilei  dalam Rapat Konsultasi DPR soal penanganan bencana gempa NTB di Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 10 September 2018. Lalu korban luka mencapai 1.584 jiwa dimana 829 orang atau 52,3 persen berasal dari Lombok Utara.

    Jumlah rumah rusak mencapai 167 unit dan 33,3 persen atau 55.924 unit berada di Lombok Barat. Itu sebabnya, Lombok Utara menjadi lokasi pengungsi terbesar. Dari total 445.343 orang mengungsi di NTB, yang terbanyak berasal dari Lombok Barat sebanyak 105.453 orang.

    Simak juga: Begini Pernyataan Lengkap Sandiaga Soal Tempe Setipis ATM

    Acara penggalangan dana korban gempa Lombok ini turut dihadiri oleh grup musik religi, Debu. Hadir pula Rhoma Irama yang melelang beberapa lagu ciptaannya, untuk dimainkan. “Alhamdulillah hasilnya bisa dapat atensi yang luar biasa dari teman-teman. Semoga Lombok bisa cepat pulih,” kata Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.