BMKG Dapati 22 Titik Panas di Tiga Provinsi, Lampung Terbanyak

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktivis melakukan aksi Melawan Asap di depan gedung Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, 27 Agustus 2018. Dari catatan Walhi, sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2018 terdapat 2.423 titik api di Kalimantan dan 1.155 titik api di Sumatera. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah aktivis melakukan aksi Melawan Asap di depan gedung Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, 27 Agustus 2018. Dari catatan Walhi, sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2018 terdapat 2.423 titik api di Kalimantan dan 1.155 titik api di Sumatera. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Blang Bintang menyatakan, satelit mendapati 22 titik panas pada tiga provinsi di wilayah Sumatera. “Ketiga provinsi itu Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad, di Aceh Besar, Senin, 10 September 2018.

    Dari 22 titik panas itu, 11 titik di antaranya dinyatakan titik api karena memiliki angka tingkat kepercayaan di atas 81 persen dengan wilayah penyebaran di tiga provinsi. “Paling banyak ada di Lampung,” ujar Zakaria.

    Baca:
    Titik Panas di Sumatera Bertambah, Indikasi ...
    BNPB Temukan Puluhan Titik Panas Akibat ...

    Sedangkan, empat titik panas di antaranya, menunjukkan patut diduga sebagai titik api dengan tingkat kepercayaan lebih dari 71 persen, dan sisanya tujuh titik panas dengan tingkat kepercayaan rendah.

    Setelit tidak mendapati titik panas di Aceh. Namun, kata Zakaria, itu bukan berarti aman. “Wilayah tengah Provinsi Aceh paling rawan kebakaran."

    Baca: Kebakaran Hutan, Satelit Deteksi 145 Titik ...

    Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat, seluas 347,12 hektare hutan dan lahan, terutama gambut kering dalam hangus terbakar selama dua bulan terakhir ini di Aceh. "Total lahan terbakar periode Juni dan Juli 2018 tercatat 347,12 hektare di delapan kabupaten," kata Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek.

    Simak: KLHK: Titik Api Akibat Kebakaran Hutan Turun ...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?