Jalan Sehat di Solo Nyaris Tanpa Atribut #2019GantiPresiden

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan orang mengikuti gerak jalan #2019GantiPresiden di Solo, Jawa Tengah, Ahad, 1 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Ribuan orang mengikuti gerak jalan #2019GantiPresiden di Solo, Jawa Tengah, Ahad, 1 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan orang mengikuti Jalan Sehat Umat Islam yang digelar di Bundaran Gladak Solo, Ahad pagi, 9 September 2018. Dalam acara yang sempat menuai polemik itu, masih ada segelintir peserta yang mengenakan atribut #2019GantiPresiden.

    Baca: #2019GantiPresiden Gelar Jalan Sehat di Solo: Tanpa Atribut

    Massa mulai memadati Bundaran Gladak yang menjadi ujung jalur hari bebas kendaraan sejak pukul 06.00 WIB. Mereka berkumpul di depan panggung yang didirikan di sebelah timur bundaran.

    Kebanyakan dari peserta mengenakan pakaian bebas tanpa atribut politik. Sedangkan satuan pengamanan mengenakan seragam ormas dan relawan. Sedangkan peserta yang mengenakan atribut #2019GantiPresiden bisa dihitung dengan jari.

    Mereka lantas menggelar gerak jalan sejauh kurang lebih dua kilometer. Acara itu dilakukan dengan rute memutar, diawali dengan start di Bundaran Gladak dan finish di lokasi yang sama.

    Gerak jalan yang diakhiri dengan orasi itu berjalan dengan cukup lancar dan damai. Beberapa tokoh melakukan orasi di akhir acara, seperti Mustafa Nahrawardaya serta politikus PPP, Mudrik Setyawan Sangidu.

    Ketua Panitia penyelenggara, Dadyo Hasto Kuncoro, menyebut panitia telah mengimbau kepada peserta untuk tidak mengenakan atribut politik apa pun, termasuk #2019GantiPresiden. "Sudah kami sosialisasikan melalui media sosial serta jaringan," katanya.

    Baca: Pengamat Sarankan #2019GantiPresiden Memperjelas Visi dan Misi

    Dia mengaku tidak bisa mengawasi satu per satu pakaian maupun topi yang dikenakan peserta. Namun demikian, dia menyebut bahwa secara umum kegiatan itu berjalan lancar tanpa ada gangguan dari pihak lain.

    Sebelumnya, pelbagai elemen masyarakat di Solo menolak rencana jalan sehat tersebut. Alasannya, massa jalan sehat akan melintas di kawasan hari bebas kendaraan yang dinyatakan steril dari kegiatan politik. Kepolisian Resor Kota Surakarta pun sebelumnya memilih untuk tidak mengeluarkan izin kegiatan tersebut karena dikhawatirkan akan menimbulkan gesekan antara kubu #2019GantiPresiden dengan yang menolak gerakan ini.

    Namun, polisi akhirnya mengeluarkan izin setelah panitia bersedia untuk memindah tempat penyelenggaraan acara. Panitia juga menyatakan acara itu bukan kegiatan politik melainkan menyambut Hari Olahraga Nasiional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.