Erick Thohir Ditawari Ketua Timses Jokowi Sejak Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir berpose di samping merchandise Asian Games 2018 yang dijual saat peluncuran di Jakarta, 23 Maret 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir berpose di samping merchandise Asian Games 2018 yang dijual saat peluncuran di Jakarta, 23 Maret 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan sudah mendapat tawaran posisi sebagai kepala timses pasangan ini sejak 20 Agustus. Saat itu, perhelatan olahraga internasional Asian Games 2018 baru berlangsung dua hari.

    Baca: Erick Thohir: Saya Terima Ketua Timses Karena Rekam Jejak Jokowi

    Erick yang ketika itu menjabat sebagai Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) mengatakan tidak langsung menerima tawaran tersebut. Kepada Jokowi, Erick Thohir mengatakan ingin fokus kepada perhelatan Asian Games 2018. "Jawaban saya, ingin menyelesaikan tugas dan tentu sudah berjanji bersama keluarga akan umrah," ujar Erick Thohir saya ditemui di Posko Cemara, Jakarta pada Jumat, 7 September 2018.

    Ia enggan menjelaskan, pertemuan atau pembicaraan ihwal ketua timses tersebut setelah itu. Dia mengatakan para sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi baru memberitahu bahwa ia resmi dipilih sebagai ketua pada pukul 14.00 siang.

    Erick menyadari, selama ini ia tidak aktif berpolitik. Dia aktif di dunia usaha dan olahraga. Namun, Erick akhirnya mau menerima tawaran menjadi ketua timses karena rekam jejak Jokowi. "Saya melihat Pak Jokowi itu sebagai kekuatan dari hati nurani rakyat dan memiliki semangat membangun Indonesia. Jadi karena itu, memilih menjadi ketua timses," kata Erick Thohir.

    Baca juga: Jokowi Ingin Erick Thohir Rangkul Semua Pemilih

    Sementara itu, Jokowi mengatakan memilih Erick Thohir sebagai timses memang untuk mengatur manajemen kampanye. "Ini bukan urusan berpolitik, ini urusan manajemen, mengelola kampanye. Sehingga bisa berjalan dengan baik," kata Jokowi. Ia berharap Erick Thohir bisa merangkul semua kalangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.