Ini Target dan Kiat Ridwan Kamil Tanggapi Keluhan Warga

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan pidato di hadapan tamu undangan seusai serah-terima jabatan di Bandung, Kamis, 6 September 2018. Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum akan menyampaikan visi-misinya di depan anggota DPRD Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan pidato di hadapan tamu undangan seusai serah-terima jabatan di Bandung, Kamis, 6 September 2018. Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum akan menyampaikan visi-misinya di depan anggota DPRD Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mencanangkan program gerakan "Jabar Quick Respons" untuk menampung keluhan-keluhan masyarakat. "Dalam 100 hari saya akan bikin ‘Jabar Quick Respons’, untuk merespon kemanusiaan," kata Ridwan yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Kamis, 6 September 2018.

    Menurut Emil, program itu hasil telaahnya yang banyak menerima keluhan maupun masukan dari masyarakat melalui media sosial pribadi. Masyarakat banyak mengeluh tentang kondisi sosial, ekonomi, hingga infrastruktur. Program Jabar Quick Respons dibuat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat. "Harus kompetitif itu kuncinya, jangan ada yang lelet, ga mampu berkompetisi," lanjut dia.

    Baca:
    Rutilahu, PR untuk Ridwan Kamil di Jawa Barat
    Diminta Gabung Tim Kampanye Jokowi, Ini Jawaban Ridwan Kamil ...

    Selain Jabar Quick Respons, Emil juga telah merancang program dalam 100 hari kerja seperti satu desa/pesantren satu perusahaan, mewujudkan provinsi digital, hingga kepala desa/petani yang terkoneksi dengan ponsel pintar. "Juga isu Smart City dalam satu tahun bisa terkejar.”

    Menurut Emil, programnya realistis. “Kalau berharap ada infrastruktur-infrastruktur itu untuk jangka waktu tiga tahun."

    Baca: Ridwan Kamil di Melbourne Serukan Menjaga Kekompakan

    Rencana lain yang akan segera direalisasikan adalah membentuk grup perpesanan dalam aplikasi Whatsapp dengan seluruh kepala daerah. Grup perpesanan ini dibuat agar memudahkan koordinasi antar kepala daerah.

    "Jadi dibuat rileks lah, tidak ada atasan atau bawahan.” Jika ada hal-hal yang bisa diselesaikan melalui grup perpesanan itu. “Tinggal bereskan, enggak usah rapat," ujar Ridwan Kamil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.