Tukar Dolar ke Rupiah, Sandiaga Uno Ajak Jokowi Ikuti Langkahnya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat menghadiri Malam Seni Warga Kemayoran, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Taufiq Siddiq

    Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat menghadiri Malam Seni Warga Kemayoran, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Janji calon wakil presiden Sandiaga Uno menukarkan dolar miliknya ditunaikan hari ini. Sandiaga Uno mendatangi gerai penukaran mata uang atau money changer Dua Sisi di kawasan Plaza Senayan, Kamis, 6 September 2018.

    Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah Rp 14.938

    Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno menukarkan sejumlah US$ 1.000. Sandiaga Uno mengatakan para politikus seperti dirinya perlu melakukan pencitraan. Ia mengakui, menukarkan mata uang dolar miliknya ke rupiah merupakan pencitraan dengan tujuan memantik gerakan tukar dolar sebagai solusi dari anjloknya nilai rupiah.

    “Tapi kayaknya kita perlu pencitraan seperti ini. It's okay,” kata Sandi setelah menukarkan uangnya.

    Menurut Sandi, pencitraan dari figur publik yang berbuah solusi diperlukan. Ia berharap politikus lain bisa mengikuti pencitraannya dalam menukarkan dolar.

    Sandiaga Uno mengatakan, berapa pun jumlah uang yang ditukarkan, bukan masalah. Yang penting, kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, bisa menjadi simbol kepedulian dan muncul gerakan untuk mengatasi masalah ekonomi yang sekarang melanda bangsa ini.

    “(Pencitraan) ini bentuk kepedulian, dan saya berharap ini diikuti juga, mulai Pak Presiden, pengusaha-pengusaha, emak-emak, teman-teman milenial, dan para politisi juga kalau kunjungan ke luar negeri, pasti ada sisa dolar,” kata Sandi.

    Baca juga: Sandiaga Uno Minta Masyarakat Tidak Terpecah Akibat Rupiah Loyo

    Sandiaga Uno mengaku baru kali ini menukarkan secara besar-besaran asetnya dari bentuk dolar ke rupiah. Sampai saat ini, 40 persen dari asetnya sudah ia tukarkan, dan total aset dalam bentuk rupiah sebanyak 95 persen.

    Menurut Sandiaga Uno, ia tidak pernah memegang rupiah sebanyak sekarang. Untuk itu, ia berharap pencitraan yang dilakukan hari ini bisa menginspirasi.

    “Perusahaan-perusahaan yang memegang banyak valuta asing untuk kebutuhan produksi mereka, bisa memetakan enam bulan ke depan dan mulai menukarkan ke rupiah,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.