Kamis, 22 November 2018

Disebut Membawa Pulang Aset Kementerian, Roy Suryo: Itu Fitnah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Roy Suryo setelah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017. Tempo / Arkhelaus

    Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Roy Suryo setelah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017. Tempo / Arkhelaus

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo membantah telah membawa pulang barang-barang milik Kementerian setelah ia melepas jabatannya. Politikus Partai Demokrat ini malahan menyebutkan bahwa kabar tersebut merupakan fitnah untuk menjatuhkan ia di tahun politik.

    Baca: Lagi, Kemenpora Surati Roy Suryo Soal Pengembalian Barang Negara

    “Saya sama sekali tidak membawa aset barang milik negara Kementerian Pemuda dan Olahraga," kata Roy Suryo, Selasa, 4 September 2018. "Saya menduga bahwa ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat dan nama baik saya di tahun politik,”

    Sebelumnya, beredar surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Surat bernomor 513/SET.BIII/V/2018 tertanggal 1 Mei 2018. Dalam lelayang itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebutkan Roy Suryo belum mengembalikan sebanyak 3.226 unit barang.

    Tak ada penjelasan rinci barang-barang apa saja yang masih dibawa Roy Suryo. Namun dalam surat itu dijelaskan barang-barang itu masih terkait dengan barang yang belum dikembalikan Roy Suryo pada 2016.

    Pada 2016, Kementerian Pemuda dan Olahraga memang menyurati Roy Suryo. Isi suratnya sama, meminta Menteri Pemuda dan Olahraga periode Januari 2013 sampai Oktober 2014 ini mengembalikan barang milik Kementerian. Dalam surat ini, Kementerian menyebutkan bahwa mereka menindaklanjuti surat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bernomor 100/S/XVI/05/2016. BPK mempersoalkan kehilangan barang milik negara saat menginventarisir aset Kementerian.

    Simak juga: SBY Larang Roy Suryo Bicara Politik di Media karena...

    Roy Suryo tak mau menanggapi soal dua surat ini. Dia meminta wartawan menghubungi pengacaranya. "Silakan hubungi penasehat hukum saya, Bapak M. Tigor P. Simatupang, SH (dari M. Tigor P. Simatupang, SH‎ and Associates)," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian PANRB: Standar Kelulusan Ujian CPNS 2018 Diturunkan

    Standar Kelulusan Ujian CPNS 2018 tahap Seleksi Kemampuan Dasar akan diturunkan oleh Kementerian PANRB akibat jumlah peserta yang lulus seleksi kecil.