Selasa, 17 September 2019

Survei: Kepuasaan Publik pada Jokowi di Isu Ekonomi Rendah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kanan) bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla melihat isi buku tabungan saat pemberian bonus kepada atlet peraih medali di Istana Negara, Jakarta, Minggu, 2 September 2018. Peraih medali emas mendapatkan Rp1,5 miliar yang diberikan dalam bentuk buku tabungan dan ATM Bank Rakyat Indonesia. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kanan) bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla melihat isi buku tabungan saat pemberian bonus kepada atlet peraih medali di Istana Negara, Jakarta, Minggu, 2 September 2018. Peraih medali emas mendapatkan Rp1,5 miliar yang diberikan dalam bentuk buku tabungan dan ATM Bank Rakyat Indonesia. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga survei Y-Publica mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi dan Jusuf Kalla dalam beberapa bidang masih rendah. Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono mengatakan di bidang kesehatan, misalnya, tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi - JK hanya 50,7 persen.

    Baca: Kepuasan Publik pada Kinerja Jokowi Tak Sebanding Elektabilitas

    "Padahal pada Mei, kepuasan publik di isu kesehatan ada pada angka 70,7 persen, namun sekarang turun 50,7 persen," kata Rudi Hartono di Bakoel Coffie, Jakarta, Senin, 3 September 2018. Tingkat kepuasan terhadap perlindungan HAM juga masih rendah, yaitu 50,2 persen; penciptaan lapangan kerja 47,9 persen; dan pemenuhan kebutuhan pokok 41,4 persen.

    Di bidang ekonomi, sebanyak 50,4 persen responden menilai kondisi ekonomi saat ini masih sama dengan lima tahun sebelumnya. Bahkan 16,7 persen responden mengatakan situasi perekonomian saat ini memburuk.

    Survei Y-Publica ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Mereka mewakili 120 desa dari 34 provinsi di Indonesia.

    Survey tersebut dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan responden terpilih dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan data dilakukan pada 13-23 Agustus 2018. Margin of error survei ini sebesar 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

    Namun, Rudi Hartono mencatat secara keseluruhan tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi naik dari 72,5 persen pada Mei menjadi 72,9 persen pada Agustus. Kinerja yang paling diapresiasi adalah pembangunan infrastruktur dengan tingkat kepuasan 78,2 persen, pemberantasan korupsi 74,5 persen, hubungan luar negeri 74,2 persen, penegakan hukum 73,1 persen, dan pendidikan 72,6 persen.

    Simak juga: Survei: Jokowi - Ma'ruf Unggul di Basis NU

    Meski tingkat kepuasannya mencapai 70 persen, elektabilitas Jokowi hanya mencapai kisaran 50 persen. "Elektabilitas Jokowi tidak pernah menyentuh 60 persen," kata Rudi. Dia mengatakan Jokowi harus segera mengisi ruang-ruang kosong dengan mulai fokus penyampaian kinerja selama ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.