Teten Masduki: Banyak Data Perekonomian yang Tak Benar Beredar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Menpar Arief Yahya (kedua kiri), Mensesneg Pratikno (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (kanan) dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki (kiri) bersantai saat mengunjungi kawasan wisata Kuta, Bali, 22 Desember 2017.  ANTARA

    Presiden Jokowi bersama Menpar Arief Yahya (kedua kiri), Mensesneg Pratikno (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (kanan) dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki (kiri) bersantai saat mengunjungi kawasan wisata Kuta, Bali, 22 Desember 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki menjelaskan capaian-capaian pemerintah dan juga isu-isu aktual, isu ekonomi, serta berbagai isu lainnnya yang perlu segera diatasi pemerintah, saat menjadi narasumber dalam rapat bersama sekretaris tim kampanye nasional dan badan pemenangan pemilu Koalisi Indonesia Kerja di Posko Cemara pada Senin malam, 3 September 2018.

    Baca juga: Masuk Tim Jokowi, Deddy Mizwar Diminta Mundur dari Demokrat

    Menurut Teten Masduki, isu-isu yang berkembang tersebut harus bisa segera direspon tim kampanye maupun pasangan calon Jokowi - Ma'ruf Amin. "Karena kalau tidak, akan menganggu elektabilitas," ujar Teten di Posko Cemara pada Senin malam, 3 September 2018.

    Selain itu, ujar Teten, tim kampanye juga harus bisa meluruskan data-data yang salah kaprah atau data hoax yang beredar di masyarakat terkait kondisi perekonomian Indonesia saat ini. "Banyak data-data perekonomian kita yang tidak benar beredar. Padahal, di tengah tekanan global ini, ekonomi kita masih bisa tumbuh di atas 5 persen. Masyarakat harus tahu itu," ujar pria yang kerap disebut tangan kanan Jokowi tersebut.

    Teten Masduki menjelaskan, ada banyak capaian program-program pembangunan pemerintah yang harus dijelaskan kepada publik. "Sebab, tidak semua program yang manfaatnya tidak langsung diterima masyarakat, misalnya pembangunan infrastruktur," ujar dia.

    Baca juga: Rumah Cemara, Dari Posko Jokowi - JK Hingga Jokowi - Ma'ruf

    Sebagai calon presiden inkumben, ujar dia, keberhasilan-keberhasilan pemerintahan Jokowi saat ini tentunya akan menjadi senjata dalam kampanye pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di pemilihan presiden 2019 mendatang. Untuk itu, ujar Teten Masduki, informasi terkait capaian-capain kinerja pemerintahan tersebut harus disampaikan dengan jelas kepada masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.