Pesawat Sukhoi Akan Ikut Latihan Tempur Sikatan Daya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pada tanggal 28 Juni 1998 menjadi debut pertama Su-30 KI, dalam atraksi udara MAKS '99 international aerospace show. Dalam penampilanya Su-30 KI dicat dengan warna abu-abu-hitam dan biru. Penampilan Su-30 KI dalam ajang airshow tersebut sangat mengagumkan, bahkan diakui oleh sejumlah negara. sukhoi.org

    Pada tanggal 28 Juni 1998 menjadi debut pertama Su-30 KI, dalam atraksi udara MAKS '99 international aerospace show. Dalam penampilanya Su-30 KI dicat dengan warna abu-abu-hitam dan biru. Penampilan Su-30 KI dalam ajang airshow tersebut sangat mengagumkan, bahkan diakui oleh sejumlah negara. sukhoi.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak empat pesawat tempur Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar yang akan mengikuti latihan Sikatan Daya 2018 tiba di Lanud Iswahjudi Magetan, Jawa Timur, Senin 3 September 2018.

    Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Mayor Sus Hamdi Londong Allo di Magetan, menuturkan keempat pesawat Sukhoi, terdiri dari satu unit SU-27 dan tiga unit SU-30 untuk melaksanakan manuver lapangan dalam latihan Sikatan Daya 2018.

    Baca juga: Diajak Naik Sukhoi oleh Hadi Tjahjanto, Kapolri Tito: Saya Pusing

    "Latihan Sikatan Daya merupakan program latihan antarsatuan Komando Operasi TNI AU (Koopsau) II yang telah dibuka oleh Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo, Senin 27 Agustus lalu," jelas Hamdi Londong, Senin 3 September 2018.

    Ia menuturkan, pesawat-pesawat Sukhoi tersebut akan bergabung dengan pesawat T-50i Golden Eagle dari Skuadron Udara 15 dan F-16 Fighting Falcon dari Skuadron Udara 3 Lanud Iswahjudi.

    "Pesawat-pewasat tempur dari Lanud Hasanuddin Makassar dan Lanud Iswahjudi tersebut selanjutnya akan melakukan pengeboman dan penembakan di 'Air Weapon Range' (AWR) Pandan Wangi, Lumajang, Jawa Timur," ujarnya.

    Mengutip sambutan Pangkoopsau II, dia menyebutkan, manuver lapangan akan menggunakan beberapa jenis amunisi yang sesungguhnya. Yaitu bom, roket maupun peluru tajam.

    "Selain berisiko tinggi, penggunaan amunisi ini tentu saja menuntut skill dan kecermatan yang tinggi," kata dia mengutip penjelasan Pangkoopsau II saat pembukaan Latihan Sikatan Daya di Makassar.

    Baca juga: Hadi Tjahjanto Ajak Kapolri, KSAD, dan KSAL Naik Pesawat Sukhoi

    Menurut Pangkoopsau II, latihan Sikatan Daya 2018 dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan satuan-satuan jajaran Koopsau II.

    Selain itu, juga meningkatkan dan memantapkan koordinasi satuan-satuan jajaran Koopsau II dalam bentuk kerja sama dan koordinasi pengendalian dalam mendukung terselenggaranya operasi udara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.