Daftar 22 Anggota DPRD Malang Tersangka Suap KPK

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa anggota DPRD Malang yang mengenakan rompi tahanan keluar dari ruangan setelah diperiksa di gedung KPK, di Jakarta, Senin, 3 September 2018.  TEMPO/Imam Sukamto

    Beberapa anggota DPRD Malang yang mengenakan rompi tahanan keluar dari ruangan setelah diperiksa di gedung KPK, di Jakarta, Senin, 3 September 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 22 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Malang sebagai tersangka dalam dalam kasus suap pembahasan Anggaran Pedapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2015. Jumlah tersebut menambah anggota DPRD Kota Malang yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

    Baca juga: KPK Tetapkan 22 Anggota DPRD Malang Jadi Tersangka

    "Hingga saat ini, 41 dari 45 anggota DPRD Malang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK pada Senin, 3 September 2018. Penetapan tersangka dalam tahap ketiga ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan dalam perkara ini.

    Berikut nama 22 tersangka kasus tersebut berikut asal partainya:

    1. Arief Hermanto PDIP

    2. Teguh Mulyono PDIP

    3. Hadi Susanto PDIP

    4. Diana Yanti PDIP

    5. Erni Farida PDIP

    6. Letkol (Purn) Suparno Hadiwibowo Gerindra

    7. Een Ambarsari Gerindra

    8. Teguh Puji Wahyono Gerindra

    9. Sugiarto PKS

    10. Choirul Amri PKS

    11. Bambang Triyoso PKS

    12. Choeroel Anwar Partai Golkar

    13. Ribut Harianto Partai Golkar

    14. Indra Tjahyono Demokrat

    15. Sony Yudiarto Demokrat

    16. Asia Iriani PPP

    17. Syamsul Fajrih PPP

    19. Mulyanto PKB

    20. Imam Ghozali Hanura

    21. Mohammad Fadli NasDem

    22. Harun Prasojo PAN

    Basaria mengatakan penetapan tersangka anggota DPRD Malang kali ini setelah KPK mengumpulkan informasi dan data serta mencermati fakta persidangan dalam kasus tersebut. "KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penyidikan terhadap ke-22 anggota DPRD Kota Malang," kata dia.

    Baca juga: 15 Anggota DPRD Malang Kembalikan Uang Suap ke KPK

    Adapun 22 anggota DPRD Malang tersebut diduga menerima gratifikasi berupa hadiah atau janji yang berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajibannya terkait persetujuan penetapan rancangan peraturan daerah Kota Malang tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2015.

    Masing-masing anggota DPRD Malang, kata Basaria, menerima Rp 12,5 - 50 juta dari Mochamad Anton. "Penyidik mendapatkan fakta yang didukung alat bukti berupa keterangan saksi, surat, dan barang elektronik," ujar dia.

    Catatan koreksi:

    Berita ini telah dikoreksi pada Selasa 4 September 2018.

    Sebelumnya tertulis judul Daftar 22 Anggota DPRD Malang yang Ditahan KPK. Mohon maaf atas kekeliruan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.