Gelar Rakornas, PDIP Hadirkan Ma'ruf Amin sebagai Pembicara

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menjelaskan kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Friski Riana

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menjelaskan kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menggelar rapat koordinasi nasional dalam rangka konsolidasi persiapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019. Rakornas diadakan di kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 September 2018.

    Baca: Dituduh Membajak Kader Demokrat, Hasto PDIP: Harusnya Introspeksi

    Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin, serta seluruh DPD, diwakili oleh ketua, sekertaris, bendahara, dan ketua bidang pemilu.

    Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah mengatakan rakornas bertujuan untuk berkoordinasi dengan Ma’ruf. “Pemikiran-pemikiran kenegarawanan beliau akan kami terjemahkan dalam bahasa untuk kalangan nasionalis,” kata Ahmad di lokasi acara.

    Pemikiran kenegarawanan yang dimaksud adalah pemikiran Islam yang merupakan latar belakang Ma'ruf sebagai ulama. Tujuannya untuk diimplementasikan agar lebih mudah diserap golongan nasionalis. Sebab, diakui Basarah, segmentasi pemilih Jokowi-Ma’ruf terbagi dua, yakni dari kalangan nasionalis dan Islam.

    Baca: Ombudsman Tegur Sikap Ngabalin Bela Jokowi, PDIP: Tugasnya Begitu

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan ada tiga materi lain yang akan disampaikan hari ini, yaitu arahan dari Megawati soal semangat patriotik, dan kepemimpinan berdasarkan ideologi Pancasila, pembekalan strategi kampanye mikro, dan pembekalan bagi para calon legislatif dari Jokowi.

    “Akan dirumuskan tahap pemenangan untuk seluruh koalisi pemenangan Indonesia, kerja bersatu-padu, kemudian disampaikan pada rakyat sebuah optimisme besar di bawah Jokowi-Ma’ruf,” ucap Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.