Rumah Cemara, Dari Posko Jokowi - JK Hingga Jokowi - Ma'ruf

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sembilan sekretaris jenderal partai pendukung dan pengusung Jokowi di pemilihan presiden 2019 menggelar konferensi pers usai melakukan rapat tertutup dengan Presiden Jokowi di Posko Cemara, Jakarta, 12 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Sembilan sekretaris jenderal partai pendukung dan pengusung Jokowi di pemilihan presiden 2019 menggelar konferensi pers usai melakukan rapat tertutup dengan Presiden Jokowi di Posko Cemara, Jakarta, 12 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim koalisi pengusung pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin pada pemilihan presiden 2019 memilih rumah yang disebut posko Cemara sebagai pusat kegiatan kampanye. Disebut posko Cemara karena tempat ini terletak di Jalan Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat.

    Baca: Demokrat Sebut Deddy Mizwar Belum Menjadi Jubir Jokowi - Ma'ruf

    Kepala Sekretariat posko Cemara, Garda Maharsi, kepada Tempo mengatakan rumah ini difungsikan sebagai media center dimana awak media dan beberapa tokoh dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf dapat berhubungan. "Tempat ini sangat terbuka bagi temen-temen wartawan," kata Garda di posko Cemara, Jumat, 31 Agustus 2018.

    Ia mengatakan, posko Cemara sebelumnya pernah menjadi pusat pemenangan elektoral dalam kegiatan-kegiatan politik. "Pernah dipakai untuk pusat kampanye Jokowi - JK di pilpres 2014 dan pemilihan gubernur DKI 2017 untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot," ujar Garda.

    Dari pantauan Tempo, posko Cemara berwujud hampir sama dengan rumah dua lantai kelas menengah-atas pada umumnya, tidak terlihat seperti kantor untuk kegiatan-kegiatan administratif. Gerbang besar dua pintu senantiasa tertutup dikawal beberapa penjaga. Izin masuk bagi awak media baru diberikan setelah menunjukkan tanda pers. "Memang ini rumah, ya, cuma peruntukannya saja untuk kantor," ujar Garda.

    Baca: Erick Thohir Tak Mau Komentar Soal Tim Sukses Jokowi

    Jika tidak ada pemilihan umum, Garda mengatakan posko Cemara sering digunakan untuk berbagai aktivitas seperti media analisis dan monitoring yang berkaitan dengan politik. "Tapi umumnya tempat ini digunakan untuk event yang sifatnya persiapan di proses elektoral pilgub maupun pilpres," tuturnya.

    Posko Cemara, kata Garda, memiliki enam ruang rapat. Selain itu, posko ini juga memiliki beberapa ruang yang digunakan untuk diskusi, rapat, dan konferensi pers. "Halaman belakang kami siapkan bagi para awak media semacam ruangan bebas terbuka," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.