Ali Mochtar Ngabalin dan Sederet Pernyataan Kontroversialnya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo (kiri) dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Ali Mochtar Ngabalin (kanan) memberi keterangan pada wartawan di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, 24 Mei 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo (kiri) dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Ali Mochtar Ngabalin (kanan) memberi keterangan pada wartawan di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, 24 Mei 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Membuat video dukungan untuk Jokowi bersama sejumlah alumni Universitas Indonesia
    Video dukungan ini beredar melalui aplikasi perpesanan dan media sosial. Dalam video pendek tersebut, Ngabalin bersama beberapa orang lain menyatakan mendukung Jokowi melanjutkan kepemimpinan dua periode. Ngabalin mengklaim, dia dan orag-orang dalam video itu merupakan alumni UI yang tergabung dalam Komunitas Anak Bangsa.

    Baca: Ngabalin Sebut #2019GantiPresiden Makar, Begini Kritik Demokrat

    "Kami semua ini adalah alumni Universitas Indonesia, masyarakat yang amat terpelajar. Kami tergabung dalam Komunitas Anak Bangsa for Jokowi dua periode," kata Ngabalin dalam video yang beredar pada Senin, 6 Agustus 2018.

    Ngabalin kemudian mengatakan tentang simbol dua jari, ibu jari dan telunjuk yang mereka acungkan. "Simbol kami, lanjutkan, lawan, libas. UI for Jokowi," teriak Ngabalin dan rekan-rekanya.

    Video tersebut menuai reaksi. Ketua Ikatan Alumni UI Arief Budi Hartono mengatakan, sebagai organisasi resmi alumni Universitas Indonesia, Iluni UI bersikap netral di pilpres 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.