Kamis, 20 September 2018

Kata Ma'ruf Amin Soal Air Zam-zam Berlabel #2019GantiPresiden

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam organisasi masyarakat keagamaan, Maruf Amin mengemban amanat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak 2015 hingga 2020. Saat ini, Maruf merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI. Dok. TEMPO

    Dalam organisasi masyarakat keagamaan, Maruf Amin mengemban amanat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak 2015 hingga 2020. Saat ini, Maruf merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI. Dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menilai pemberian label #2019GantiPresiden pada air zam-zam berlebihan. "Itu berlebihan. Masak, air zam-zam dilabelin ganti presiden," katanya di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018.

    Baca juga: Polisi: #2019GantiPresiden Tak Masalah Asalkan Tidak Ditolak

    Sebelumnya, viral foto yang menunjukkan kemasan air zam-zam dari Jeddah dilabeli dengan stiker bertulisan #2019GantiPresiden. Foto tersebut diketahui diambil di Bandar Udara King Abdulaziz, Jeddah, di terminal regular. Air tersebut dibagikan kepada jemaah furoda.

    Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid sependapat dengan Ketua MUI nonaktif itu. Dia meminta semua pihak menahan diri hingga memasuki masa kampanye yang resmi ditetapkan.

    "Jangan berlebihan, ya. Kita memposisikan secara proporsional saja, ya, karena momentumnya belum masuk kampanye, ya. Saya kira bisa menahan diri sehingga kehidupan masyarakat ini damai," ujar Zainut.

    Baca juga: Inisiator: Semakin Ditekan, #2019GantiPresiden Semakin Besar

    Menurut Zainut, kalaupun penempelan stiker #2019GantiPresiden di air zam-zam tersebut tak terhitung kampanye, dia menilai tidak seharusnya ada gerakan itu. "Kalau ada aksi, kan khawatir ada reaksi," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.