Wagub NTB: 78 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Lombok

Reporter

Editor

Amirullah

Selembar foto di reruntuhan bangunan terdampak gempa bumi di Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Rabu, 22 Agustus 2018. BNPB mengatakan korban meninggal gempa Lombok mencapai 515 jiwa sejak rentetan bencana terjadi pada 27 Juli lalu. ANTARA/Ahmad Subaidi

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Amin mengatakan sampai saat ini sudah 78 ribu rumah yang teridentifikasi rusak akibat gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Baca: 400 Insinyur akan Dampingi Pembangunan Rumah Korban Gempa Lombok

"Persentase rusak berat, sedang, dan ringan itu kan teknis, ya. Tapi dari 78 ribu itu, ada sekitar 20 ribu yang rusak parah," ujar Amin saat ditemui Tempo usai menghadiri rapat di kantor Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur akibat gempa bumi Lombok ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan.

Target itu menjadi implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi di NTB. Inpres itu telah ditandatangani Presiden Jokowi pada 23 Agustus 2018.

Baca: Tinjau Pembangunan Rumah Korban Gempa, Jokowi Akan ke Lombok Lagi

Sebanyak 19 menteri, juga kepala lembaga, dan kepala daerah terkait, diperintahkan mempercepat pemulihan NTB pasca gempa. Pemerintah akan memberikan bantuan  kepada warga Lombok yang rumahnya rusak terkena gempa mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 50 juta.

Rinciannya, bantuan untuk rumah yang rusak berat sebesar Rp 50 juta, untuk kerusakan sedang sebesar Rp 25 juta, dan untuk kerusakan ringan sebesar Rp 10 juta.






Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

3 jam lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

5 hari lalu

Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami, kendati daerah pantai Kabupaten Aceh Barat rawan bencana tsunami.


BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

5 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.


BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

5 hari lalu

BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,6.


Dua Gempa Kuat Berurutan Dini Hari, M6,4 di Aceh dan M5,4 di Wakatobi

5 hari lalu

Dua Gempa Kuat Berurutan Dini Hari, M6,4 di Aceh dan M5,4 di Wakatobi

Kedua gempa tidak berpotensi tsunami.


Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

8 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Sumber gempa berada di laut pada jarak 178 kilometer barat daya Maluku Tenggara pada kedalaman 83 kilometer.


Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Mentawai Pagi Ini di Zona Megathrust

8 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Mentawai Pagi Ini di Zona Megathrust

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng di zona megathrust Mentawai-Siberut.


BMKG: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Meksiko di Zona Megathrust

9 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Meksiko di Zona Megathrust

Gempa kuat itu menewaskan sedikitnya satu orang.


Selatan Taiwan Diguncang Gempa Bumi

11 hari lalu

Selatan Taiwan Diguncang Gempa Bumi

Gempa bumi berkekuatan 6,8 skala richter mengguncang sebagian wilayah tenggara Taiwan pada Minggu, 18 September 2022.


BMKG Ungkap Gempa Dalam di Kepulauan Seribu, Magnitudo 3,5

13 hari lalu

BMKG Ungkap Gempa Dalam di Kepulauan Seribu, Magnitudo 3,5

Gempa bumi dalam yang terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dengan Eurasia