Kapolri: Penembakan Polisi di Cirebon Balas Dendam Anggota JAD

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kapolri Tito Karnavian (kiri) bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto berbincang saat rapat tertutup di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, 30 Agustus 2018. Rapat ini membahas pengamanan Closing Ceremony Asian Games 2018 di Jakarta. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan motif penembakan polisi di Cirebon diduga aksi balas dendam oleh salah satu anggota Jamaah Ansharut Daulah atau JAD.

Baca juga: Polda Jawa Barat Selidiki Penembakan Polisi di Tol Kanci-Pejagan

"Motifnya sudah kami ketahui, diduga karena balas dendam," ujar Tito saat ditemui di RS Bhayangkara, Jakarta Timur, Jumat, 31 Agustus 2018.

Menurut Tito, pelaku berinisial R diduga balas dendam karena sebelumnya sang mertua ditangkap Densus 88 Antiteror beberapa waktu lalu.

R merupakan warga RW 01 Kanggraksan Utara, Kota Cirebon. Menurut Ketua RW 01 Mayko Anwar, R, 24 tahun, merupakan salah seorang warganya. "Dia menantu dari AS yang diamankan Densus 88 di kawasan Perumnas, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Juli lalu," kata Anwar, Ahad, 26 Agustus 2018.

Anwar mengatakan R sehari-hari berjualan gorengan dari pagi sampai sore di daerah Pusat Grosir Cirebon (PGC) Kota Cirebon.

Baca juga: Penembakan Herdi di Pejagalan, Polisi: Motifnya Persaingan Bisnis

R terdata sebagai warga di daerah tersebut setelah menikah dengan NB pada 2016.

Menurut Tito Karnavian, R sampai saat ini masih buron. Polisi mengerahkan 100 orang anggotanya untuk memburu pria tersebut. Jejak terakhir R diketahui saat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Salawi, Cirebon. Saat itu R mengaku sebagai anggota Polri yang mengalami luka tembak untuk diobati.

Tito menambahkan, kepolisian telah mengetahui sejumlah pergerakan R, termasuk anggota keluarga R. "Intinya semuanya sudah terpetakan, 100 personel sudah melakukan pengejaran," ujarnya.

Penembakan polisi ini terjadi terhadap dua anggota polisi jalan raya Kepolisian Daerah Jawa Barat Ajun Inspektur Satu Dodon dan Ajun Inspektur Satu Widi. Keduanya ditembak orang tak dikenal di ruas tol Kanci-Pejagan, Kabupaten Cirebon, pada Jumat malam, 24 Agustus 2018.

Setelah sempat dirawat beberapa hari, Aiptu Dodon meninggal karena luka tembak di tubuhnya. Adapun Widi masih dirawat. Keduanya mendapat kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Inspektur Dua.






Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

13 jam lalu

Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Minoru Terada di Tokyo.


Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

6 hari lalu

Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

Kepala daerah perempuan ini dinilai berhasil memimpin daerahnya, meskipun mereka harus menghadapi banyak kendala.


Tito Karnavian Ingatkan ASN untuk Tetap Netral Selama Pemilu 2024

6 hari lalu

Tito Karnavian Ingatkan ASN untuk Tetap Netral Selama Pemilu 2024

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar ASN menjaga profesionalitas dan tetap netral selama pelaksanaan Pemilu 2024.


Tito Karnavian Sebut Surat Edaran Kemendagri Dipantik dari Keluhan Internal

7 hari lalu

Tito Karnavian Sebut Surat Edaran Kemendagri Dipantik dari Keluhan Internal

Tito Karnavian menerbitkan surat edaran kepada Pj kepala daerah yang membolehkan memutasi maupun memberhentikan pejabat tanpa persetujuan Kemendagri.


Partai NasDem Sebut SE Mendagri Tito Karnavian Bentuk Praktik Otoritarianisme

7 hari lalu

Partai NasDem Sebut SE Mendagri Tito Karnavian Bentuk Praktik Otoritarianisme

NasDem menilai surat edaran yang dikeluarkan Tito Karnavian menabrak peraturan perundang-undangan di atasnya.


Gubernur Papua Lukas Enembe Pernah Usulkan Pemekaran Papua Jadi Tujuh Provinsi

7 hari lalu

Gubernur Papua Lukas Enembe Pernah Usulkan Pemekaran Papua Jadi Tujuh Provinsi

Gubernur Papua Lukas Enembe mengusulkan pemekaran Papua menjadi tujuh provinsi, menurutnya sekaligus sesuai dengan jumlah wilayah adat di Papua.


Jokowi soal Nama Pengganti Anies Baswedan: Belum Sampai ke Saya

8 hari lalu

Jokowi soal Nama Pengganti Anies Baswedan: Belum Sampai ke Saya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan nama calon penjabat Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan belum sampai ke dia.


Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Soal Pemekaran Bukan Bagi-bagi Wilayah

11 hari lalu

Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Soal Pemekaran Bukan Bagi-bagi Wilayah

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan bahwa pemekaran wilayah bukanlah untuk dimanfaatkan sebagai momentum bagi-bagi wilayah.


Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe Diblokir PPATK, Punya Dana Tunai Rp 61 Miliar

16 hari lalu

Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe Diblokir PPATK, Punya Dana Tunai Rp 61 Miliar

PPATK memblokir rekening Gubernur Papua Lukas Enembe. Uang sebesar Rp 61 miliar disebut berasal dari Dana Otsus Papua dan setoran sejumlah bupati.


Pengacara Lukas Enembe Sebut Kliennya Kantongi Izin ke Luar Negeri Untuk Berobat

16 hari lalu

Pengacara Lukas Enembe Sebut Kliennya Kantongi Izin ke Luar Negeri Untuk Berobat

Lukas Enembe disebut mengantongi izin berobat ke luar negeri sebelum keluarnya permohnan cekal dari KPK.