Polisi: #2019GantiPresiden Tak Masalah Asalkan Tidak Ditolak

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membuka kaos bertuliskan #2019GantiPresiden saat petugas Satpol PP mensosialisasikan larangan kegiatan dan atribut politik saat CFD di kawasan Bunderan HI, Jakarta, 6 Mei 2018. Larangan ini berdasarkan peraturan Gubernur DKI Nomor 12 Tahun 2016 Pasal 7 Ayat 2. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga membuka kaos bertuliskan #2019GantiPresiden saat petugas Satpol PP mensosialisasikan larangan kegiatan dan atribut politik saat CFD di kawasan Bunderan HI, Jakarta, 6 Mei 2018. Larangan ini berdasarkan peraturan Gubernur DKI Nomor 12 Tahun 2016 Pasal 7 Ayat 2. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan #2019GantiPresiden tak masalah selama tidak ada penolakan dari masyarakat. Polisi, kata dia, punya wewenang untuk menengahi kedua kelompok jika ada potensi bentrokan.

    Baca: Inisiator: Semakin Ditekan, #2019GantiPresiden Semakin Besar

    "Kalau dia sendiri saja dan tidak ada kelompok lain yang menolak, saya kira tidak ada masalah," kata Setyo, Kamis, 30 Agustus 2018. "Yang jadi masalah ketika dia akan melakukan deklarasi atau apa saja itu, di satu yang sudah ada kelompok penentang."

    Setyo menuturkan, suatu kegiatan akan disetujui Polri jika tak berpotensi menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Ia mengatakan pertimbangan ini pun berlaku untuk kegiatan lain. Misalnya, Setyo mengatakan polisi pun bisa saja menolak konser untuk Lombok jika ada kelompok yang menentang dengan kekuatan besar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebelumnya menyebut aksi #2019GantiPresiden tak melanggar aturan. Setyo pun menegaskan, Polri mempunyai dasar lain dalam menyikapi gerakan tersebut

    "Kami kan ada aturannya. Polri berdasarkan aturan bahwa aturan itu UU Nomor 9 Tahun 1998 pasal 6 itu menyangkut kriteria, syarat-syarat yang harus diperhitungkan. Kalau tidak memenuhi itu, pasal 15 yang digunakan," kata Setyo.

    Simak juga: Sandiaga Serukan Kubu #2019GantiPresiden - #Jokowi2Periode Rukun

    Sebelumnya salah satu aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman ditahan oleh segerombolan massa di bandara Pekanbaru, Riau pada saat hendak menghadiri tur musik bertajuk “#2019GantiPresiden”. Hal serupa terjadi pada musikus Ahmad Dhani yang dihadang massa organisasi masyarakat di hotelnya di Surabaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.