Dituduh Membajak Kader Demokrat, Hasto PDIP: Harusnya Introspeksi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan menemui wartawan sebelum rapat sembilan sekjen partai pendukung capres dan cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Agustus 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan menemui wartawan sebelum rapat sembilan sekjen partai pendukung capres dan cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Agustus 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta-Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, membantah membajak kader-kader Partai Demokrat untuk diajak bergabung ke kubunya. Hasto balik meminta agar Demokrat mulai introspeksi diri.

    "Kalau kami di PDIP misalnya, ketika ada kader kami yang pindah, maka kami lebih melakukan introspeksi diri ke dalam," ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu di Posko Cemara, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018.

    Baca: Kadernya Dibajak Kubu Jokowi, Partai Demokrat: Namanya Juga Usaha

    Menurut Hasto jika ada orang-orang Demokrat yang mengalihkan dukungan kepada Jokowi, hal itu disebabkan karena terkesan akan model kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. "Kami tidak pernah tarik-menarik, kami tidak punya pengalaman membajak kader lain," ujar Hasto.

    Pernyataan Hasto merespon tudingan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut kader Demokrat dibajak oleh koalisi Jokowi. "Saya tidak mengerti kenapa Ibu Megawati merestui Hasto (Sekjen PDIP) yang rajin membajak kader Demokrat untuk gabung ke tim Jokowi. Apakah PDIP sudah sangat miskin kader berkualitas?" cuit Andi lewat akun twitter-nya, Kamis, 30 Agustus 2018.

    Simak: Kader Demokrat Dibajak ke Tim Jokowi, Andi Arief Berang ke PDIP

    Menurut Andi, selain Deddy Mizwar, beberapa kader Demokrat sudah melapor ke partai untuk merapat jadi tim sukses pasangan Jokowi - Ma'ruf. Informasi yang beredar ada nama Ketua Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo dan Ketua Partai Demokrat Papua Lukas Enembe yang juga akan segera bergabung.

    Andi tidak membantah bahwa nama-nama kader Demokrat  itu iajak menjadi tim sukses Jokowi. "Ya kira-kira begitu. Masih ada lagi di beberapa daerah," ujar Andi Arief saat dikonfirmasi Tempo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.