Bahas Industri 4.0, Fraksi Partai Golkar MPR Gelar Silaturahmi Kemerdekaan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fraksi Partai Golkar MPR RI menggelar Silaturahmi Proklamasi Kemerdekaan ke-73 RI dengan tema

    Fraksi Partai Golkar MPR RI menggelar Silaturahmi Proklamasi Kemerdekaan ke-73 RI dengan tema "Optimisme Menatap Masa Depan" di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018. (dok MPR RI)

    INFO NASIONAL-- Fraksi Partai Golkar Majelis Permusyawaratan Rakyat menggelar Silaturahmi Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 dengan tema “Optimisme Menatap Masa Depan” di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018. Silaturahmi ini dibuka oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan dihadiri Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.

    Silaturahmi Kemerdekaan ini membahas beberapa tema yaitu ekonomi, hukum dan demokrasi, kehidupan beragama, serta penguatan informasi dalam Era 4.0. Panitia acara menghadirkan narasumber Dr Enny Sri Hartati, Prof  Satya Arinanto, Prof Azyumardi Azra, dan Menkominfo Rudiantara. Diskusi dihadiri Wakil Ketua MPR Mahyudin, serta sejumlah elit Partai Golkar di MPR/DPR dan pengurus DPP, di antaranya Sekjen Lodewijk Freidrich Paulus, Rambe Kamarul Zaman, Agun Gunandjar Sudarsa, Idris Laena, Roem Kono, Ace Hasan Syadzily, dan lainnya. 

    “Dengan silaturahmi dalam rangka kemerdekaan RI ini kita ingin memberi penguatan terhadap agenda nasional ke depan. Silaturahami ini bicara tentang ekonomi, tatanan hukum, keagamaan, dan revolusi industri 4.0,” kata Airlangga saat memberikan sambutannya.

    “Intinya kita menginginkan kehidupan politik ekonomi tatanan masyarakat ke depan itu sifatnya optimis. Jadi seperti capaian Asian Games. Kalau bangsa kita bersatu, bangsa kita optimis, prestasinya luar biasa,” ujar Menteri Perindustrian ini.

    Airlangga berharap dengan diadakannya silaturahmi kemerdekaan ini, maka dapat meningkatkan kesiapan Partai Golkar dalam menghadapi agenda-agenda ke depan. Tak hanya agenda terkait Pileg dan Pilpres tetapi juga agenda-agenda besar lainnya. 

    “Jangan hanya fokus pada satu dua agenda. Memang ada agenda besar Pileg, Pilpres ke depan. Tapi kita buktikan nanti sesudah adanya Asian Games, ada even di Bali pertemuan IMF kemudian World Bank. Kemudian ke depan ada lagi pemilu, sehingga seluruhnya ini secara paralel kita kerjakan,” katanya.

    Dalam sambutannya, Airlangga mengapresiasi silaturahmi yang digelar Fraksi Partai Golkar MPR ini. “Kami apresiasi terutama untuk membawa optimisme menatap masa depan. Silaturahmi ini penting karena ini adalah satu mekanisme pengkajian sistem berbangsa dan bernegara dan saya berharap silaturahmi ini memberi masukan yang pada badan pengkajian dan lembaga pengkajian guna mendukung tugas pokok MPR,” ujarnya. 

    Salah satu pembahasan dalam silaturahmi ini adalah kemajuan teknologi informasi yang menghasilkan revolusi industri tahap keempat (4.0). Dalam silaturahmi ini Menkominfo Rudiantara menguraikan kemajuan teknologi informasi terkait revolusi industri tahap keempat (4.0). Ini ditandai dengan tumbuh kembangnya industri digital atau start up, antara lain e-commerce.

    “Tantangan pemerintah di bidang teknologi informasi ke depan semakin kompleks. Selain dituntut penerapan pelayanan publik berbasis teknologi, juga bagaimana perkembangan kemajuan teknologi informasi berperan mengatasi masalah-masalah riil seperti kemiskinan, mengurangi angka pengangguran dan ketimpangan sosial ekonomi,” kata Rudiantara. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.