SMAN I Kota Metro Provinsi Lampung Juara LCC Empat Pilar Tahun 2018

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juara LCC Empat Pilar Tahun 2018

    Juara LCC Empat Pilar Tahun 2018

    INFO NASIONAL - Grand Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI SLTA tingkat nasional tahun 2018, yang berlangsung di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018, menjadi klimaks LCC tahun ini. Tiga peserta yang memperebutkan juara nasional, terlihat sangat bersemangat untuk meraih prestasi  tertinggi sebagai juara nasional. Persaingan untuk menjadi yang terbaik itu sudah tampak sejak  awal lomba,  yaitu sejak perkenalan peserta  dan yel yel.

    Persaingan terasa semakin sengit menginjak sesi lomba satu lawan satu. Apalagi pada sesi tersebut, ketiga peserta sempat memiliki skor yang sama. Namun, di akhir  sesi, hanya group B dari SMAN I Kota Metro Lampung dan group C SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Banten yang memiliki skor sama, yaitu 115. Sedangkan group A yang ditempati SMAN I Polewali Sulawesi Barat, memiliki skor 95.

    Puncak ketegangan terjadi pada babak akhir lomba atau sesi pertanyaan benar salah. Penyebabnya, setelah beberapa pertanyaan skor para peserta tidak banyak berubah. Sampai akhirnya, group C salah, tidak mendapat nilai karena salah memberikan jawaban.  Dengan demikian, group B dari SMAN I Kota Metro Lampung keluar sebagai juara pertama dengan skor 215, group C dari SMAN 3 Kabupaten Tangerang menempati urutan kedua dengan nilai 205, dan group A dari SMAN I Polewali Sulawesi Barat juara ketiga dengan nilai 191.

    Melihat serunya Grand final LCC, Ketua tim juri, yang juga Pimpinan Badan sosialisasi MPR Bachtiar Aly menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta LCC. Menurutnya, seluruh peserta memiliki kesiapan yang baik untuk mengikuti babak final LCC di Jakarta. Itu ditunjukkan dengan kualitas peserta dalam menguasai bahan yang dilombakan.

    "Tadi itu luar biasa, mereka mampu menghafal dengan baik. Menguasai materi dan mampu menyampaikannya secara baik pula. Itu adalah kesuksesan kita semua. Kalau ada yang belum menang, itu adalah kesuksesan yang tertunda,” kata Bachtiar Aly menambahkan.

    Menurut Bachtiar,  dirinya merasa bangga melihat generasi muda yang ikut LCC. Karena mereka itulah yang akan menentukan wajah Indonesia ke depan. Ia bersyukur bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang tengah diupayakan untuk dikembalikan oleh anak-anak muda.

    Komentar senada disampaikan guru pembimbing dari SMAN I Kota Metro Tuty Nahayu. Menurut Tuty, siswa-siswi yang mengikuti LCC itu memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Mereka juga mampu mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia di lingkungan masing-masing, baik di sekolah, keluarga maupun masyarakat.

    "Mereka ini sangat membanggakan. Sejak mengikuti periapan LCC, mereka memiliki jiwa dan sikap nasionalisme yang sangat baik. Dan itu sudah diperlihatkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Tuty.

    Bagi SMAN I kota Metro, sukses menjuarai LCC tahun ini merupakan keberhasilan yang kedua. Sebelumnya, pada 2009 SMAN ini juga berhasil meraih juara pertama LCC tingkat nasional. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?