Erick Thohir Tak Mau Komentar Soal Tim Sukses Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyerahkan bendera Merah Putih kepada Ketua Komite Olahraga Indonesia Erick Thohir (tengah) dengan disaksikan CdM tim Indonesia Komjen Syafruddin saat upacara pelepasan di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    Presiden Jokowi menyerahkan bendera Merah Putih kepada Ketua Komite Olahraga Indonesia Erick Thohir (tengah) dengan disaksikan CdM tim Indonesia Komjen Syafruddin saat upacara pelepasan di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Tohir enggan berkomentar soal namanya yang masuk dalam bursa calon ketua tim sukses calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin.

    Baca juga: JK Jadi Ketua Dewan Penasehat Tim Pemenangan Jokowi - Ma'ruf

    "Saya belum ada hal itu jadi no comment," kata Erick Thohir di Balai Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis, 30 Agustus 2018.

    Erick mengungkapan, dirinya masih fokus mengurus perhelatan Asian Games 2018. Mengingat acara seremoni penutupan semakin mendekati hari H, yakni 2 September 2018.

    "Masih fokus di Asian Games. Jaga sampai selesai. Masih ada closing dan atlet belum pulang," kata dia. Setelah perhelatan Asian Games selesai, Erick berencana akan pergi umrah dan bersantai dengan keluarga.

    Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja Ahmad Rofiq mengatakan ada banyak usulan agar ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin berasal dari kalangan muda.

    Nama pemandu acara talk show Mata Najwa, Najwa Shihab, dan pengusaha muda Erick Thohir pun masuk dalam kandidat ketua tim.

    Baca juga: Alasan JK Tak Terima Tawaran Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi

    "Dua nama itu yang diperbincangkan di kalangan koalisi. Kami juga menjaring aspirasi, tetapi tetap saja semua tergantung kepada Pak Jokowi," kata Ahmad Rofiq saat ditemui di kantor DPP Perindo, Jakarta pada Ahad, 26 Agustus 2018.

    Menurut Rofiq, bukan tidak mungkin ketua tim berasal dari kalangan anak muda yang berprestasi. Sebab, jumlah pemilih milenial saat ini terbilang cukup besar. Ahmad Rofiq mengatakan saat ini Jokowi memang sedang mencari anak muda berprestasi sehingga bisa menggaet pemilih milenial.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.