Jenazah Ipda Dodon Dimakamkan di Cirebon

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi penembakan polisi

    ilustrasi penembakan polisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah Inspektur Dua (Anumerta) atau Ipda Dodon Kusdianto dimakamkan di kampung halamannya Desa Kebarepan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa 28 Agustus 2018. Ipda Dodon meninggal setelah dirawat beberapa hari akibat ditembak orang tak dikenal di Jalan Tol ruas Kanci-Pejagan.

    Baca juga: Lokasi Penembakan 2 Anggota PJR Tol Kanci-Pejagan Dijaga Brimob

    Selain Ipda (Anumerta) Dodon, rekannya Ipda Widi Harjan juga ditembak di tempat yang sama. Namun kondisi Widi kini dikabarkan membaik. Dodon meninggal setelah tujuh butir peluru bersarang di tubuhnya.

    Kepala Kepolisian Resor Cirebon Ajun Komisaris Besar Suhermanto mengatakan dua anggota patroli jalan raya yang sebelumnya berpangkat Ajun Inspektur Satu itu telah mendapat kenaikan pangkat satu tingkat. “Kenaikan pangkat dilakukan berdasarkan keputusan dari Kapolri,” ungkap Suhermanto.

    Sedangkan kondisi rekan Ipda Dodon, Ipda Widi Harjan, menurut Suhermanto saat ini sudah membaik. Dua peluru yang bersarang di dada dan tangannya sudah diambil dan saat ini tengah dalam proses pemulihan.

    Baca juga: Pelaku Penembakan Polisi di Tol Diduga Seorang Penjual Gorengan

    Adapun kasus penembakan itu menurut Suhermanto masih terus dilakukan penyelidikan. “Mohon doanya semoga pelaku cepat tertangkap,” ujar Suhermanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.