Istana Bantah Pertemuan dengan Anak Konglomerat Inisiatif Jokowi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara program pengampunan pajak di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, 1 Juli 2016. Ia meminta kepada para pengusaha untuk membawa kembali dana yang disimpan di negara asing setelah ada payung hukum pengampunan pajak. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara program pengampunan pajak di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, 1 Juli 2016. Ia meminta kepada para pengusaha untuk membawa kembali dana yang disimpan di negara asing setelah ada payung hukum pengampunan pajak. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika membantah kabar Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta anak-anak para konglomerat papan atas Indonesia untuk hadir di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Menurut dia, pertemuan itu terjadi karena ada permohonan audiensi dari para pengusaha.

    Baca: Bertemu para Anak Konglomerat, Jokowi Bicara Peluang Ekonomi

    "Bukan mengundang. Audiensi sebetulnya, mereka meminta audiensi sudah lama," kata Erani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018.

    Menurut Erani, pertemuan Jokowi dan anak-anak konglomerat itu adalah hal biasa seperti saat Jokowi menerima kunjungan tokoh-tokoh lain. Ia berujar pihak Istana sudah banyak menerima permohonan audiensi dari berbagai pihak.

    "(Contohnya) Kayak tadi KEIN (Komite Ekonomi Industri Nasional) sudah mengantre (ketemu Jokowi)," ucapnya.

    Sebelumnya, Jokowi menerima kehadiran 26 pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani mengatakan pertemuan itu sejatinya bukan acara Kadin. Ia datang ke Istana mendampingi 25 anak-anak konglomerat itu untuk bertemu Jokowi. "Jadi yang hadir ini generasi keduanya," ucap Rosan sesaat sebelum pertemuan dengan Jokowi, kemarin.

    Baca: Jokowi Undang Generasi Kedua Konglomerat Indonesia, Ini Daftarnya

    Menurut Rosan, pertemuan ini merupakan inisiatif dari pihak Istana. "Presiden minta saya menghubungi anak-anak pemilik perusahaan," ucapnya.

    Menurut Erani, jika yang hadir merupakan anak-anak para konglomerat, hal itu berasal dari keputusan Kadin. "Mereka yang memilih karena mereka (anak-anak konglomerat) yang selama ini akting untuk menggerakkan Kadin. Bukan Presiden yang meminta, makanya yang disampaikan Kadin generasi kedua, ketiga," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.