KPK: OTT di Medan Terkait Penanganan Kasus Korupsi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kiri), dalam konferensi pers OTT Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018.  Zainudin merupakan adik kandung dari Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kiri), dalam konferensi pers OTT Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. Zainudin merupakan adik kandung dari Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan di Medan, Sumatera Utara hari ini terkait kasus tindak pidana korupsi yang tengah diadili di Medan. Namun KPK belum menyatakan kasus korupsi tersebut.

    "Diduga telah terjadi transaksi terkait penanganan perkara tipikor di Medan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dihubungi Tempo pada Selasa, 28 Agustus 2018.

    Baca: OTT KPK di Medan, Hakim dan Panitera Ditangkap

    OTT KPK dilaksanakan di Medan pagi ini. KPK menangkap 8 orang termasuk hakim, panitera dan pihak lainnya. Selain itu, KPK menyita uang dalam bentuk dolar Singapura. "Uang dalam bentuk dolar juga diamankan," kata dia.

    Basaria mengatakan saat ini tim sedang bekerja melakukan verifikasi sejumlah informasi dari masyarakat. KPK, kata dia, akan memperbarui informasi, termasuk berapa orang yang akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta.

    KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk memutuskan status hukum pihak yang ditangkap. KPK akan mengumumkan secara resmi perkara itu termasuk penetapan tersangka.

    Baca: OTT Kalapas Sukamiskin, Kemenkumham Tunjuk Pengganti


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.