Dana Rp 1,9 Triliun Telah Dikucurkan untuk Gempa Lombok

Reporter

Editor

Amirullah

Seorang pria melihat jalanan yang rusak akibat guncangan gempa berkekuatan 7,0 SR di Pelabuhan Kayangan, Lombok, 20 Agustus 2018. Bayu Wiguna/via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 1,9 triliun untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pasca gempa Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dana tersebut berasal dari APBN yang dikucurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kementerian, dan lembaga.

Baca: Kemensos Salurkan Dana Perlindungan Sosial Rp 1,2 Triliun ke NTB

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dana yang disalurkan ke BNPB sebesar Rp 307 miliar. "Dana itu termasuk pemberian kepada 5 ribu unit rumah rusak," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018.

Anggaran untuk Kementerian Sosial mencapai Rp 1,25 triliun. Dana itu akan digunakan untuk memberikan santunan, paket sembako, dapur umum, bahan sandang dan pangan, logistik, dan tenda. Sementara dana bagi Kementerian Kesehatan sebesar Rp 7,8 miliar untuk obat-obatan, logistik gizi, dan tenda pos kesehatan.

Kementerian Keuangan juga telah mencairkan dana sebesar Rp 176,2 miliar untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dana tersebut ditujukan untuk mobil tangki air, mobil sanitasi, dump truck, toilet cabin, genset, dan tenda.

Baca: Relokasi Rumah Korban Gempa Lombok Berdasarkan Zona Patahan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun mendapatkan anggaran sebesar Rp 230 miliar. Pemerintah menyalurkan anggaran untuk peralatan sekolah dan tenda sekolah sementara. Kementerian lain yang diberi anggaran adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebesar Rp 1,5 miliar untuk membuat sumur tanggap darurat.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah tengah memproses permintaan anggaran dari BNPB sebesar sekitar Rp 6 trilliun untuk total keseluruhan rehabilitasi dan rekonstruksi. "Kami sedang teliti," katanya.






Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

22 jam lalu

Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih lebih baik ketimbang negara lain.


Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

23 jam lalu

Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

Sri Mulyani mengatakan depresiasi rupiah masih lebih rendah ketimbang negara lain, yakni 6,1 persen.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

1 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

1 hari lalu

Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

Sri Mulyani Indrawati membuat ruang sidang rapat paripurna DPR RI, hari ini, Kamis, 29 September 2022 riuh.


Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

1 hari lalu

Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, akumulasi defisit fiskal Indonesia selama masa Covid-19 sangat rendah dibanding negara-negara lain.


Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

1 hari lalu

Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi Indonesia masih kuat menghadapi dampak krisis Inggris.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

1 hari lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.


Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

1 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

Di negara lain, ucap Sri Mulyani, tidak semua warga bisa menikmati kehidupan yang biasa layaknya orang Indonesia.


Terkini BIsnis: Jokowi Minta Sri Mulyani Eman-eman APBN, BI Komentari Rupiah Jeblok

1 hari lalu

Terkini BIsnis: Jokowi Minta Sri Mulyani Eman-eman APBN, BI Komentari Rupiah Jeblok

Berita terkini bisnis pada siang hari ini dimulai dari permintaan Presiden Jokowi ke Sri Mulyani agar berhati-hati dalam mengelola APBN.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

1 hari lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.