Neno Warisman Dihadang, Fadli Zon Bikin Sajak Tangan Besi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon membacakan puisi karyanya berjudul Rindu Tanah Air dalam acara pembukaan Pameran Lukisan

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon membacakan puisi karyanya berjudul Rindu Tanah Air dalam acara pembukaan Pameran Lukisan "Wajah Seni Lukis Islami Indonesia ke-5" di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018. Pameran dan tausiyah kebudayaan ini diadakan oleh DPR dan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI). Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik penghadangan dan penolakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden di beberapa daerah. Fadli Zon menganggap tindakan tersebut merupakan persekusi. "Tindakan persekusi itu membegal demokrasi," kata Fadli Zon dalam cuitannya di akun Twitter @fadlizon.

    Baca juga: Farhat Abbas Jubir Tim Jokowi: Saya Disiapkan Lawan Fadli Zon

    Sebelumnya aktivis #2019GantiPresiden Neno Warisman dihadang sekelompok orang saat berada di Pekanbaru, Riau pada Sabtu 25 Agustus 2018. Neno Warisman yang sedianya menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di sana akhirnya dipulangkan ke Jakarta.

    Fadli Zon yang menentang tindakan itu kemudian membuat puisi berjudul Sajak Tangan Besi.

    "Kau tak segan lagi memberangus diskusi memperbanyak persekusi membegal demokrasi," demikian sepotong bait di puisi tersebut.

    Baca juga: Kunjungi Neno Warisman, Prabowo Bersimpati soal Kasus di Batam

    Berikut puisi Fadli Zon yang ia siarkan lewat akun media sosialnya.

    SAJAK TANGAN BESI

    kini kau tak malu lagi
    topengmu kian terbuka
    menampakkan wajah sebenarnya
    disaksikan ratusan juta mata
    kau adalah penguasa durjana
    menindas segala cara

    kau tak segan lagi
    memberangus diskusi
    memperbanyak persekusi
    membegal demokrasi

    kau tak segan lagi
    memaki sambil main hakim sendiri
    memperalat aparat keparat
    merusak hak berpendapat
    menginjak hukum menghujat daulat rakyat

    kau tebar intimidasi dimana-mana
    adu domba anak bangsa
    kau sang tirani tangan besi
    keadilan kini kian mati

    tapi jangan pernah kau mimpi
    harga diri tak bisa dibeli
    suara kebenaran tak mungkin dibungkam
    ketakutan menumpuk sekam
    terpercik bara menjadi api
    api perlawanan tak akan padam
    sampai kau tumbang
    dihantam badai gelombang
    diiringi takbir berkumandang
    Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
    alunan Indonesia Raya terus berkibar

    Fadli Zon, Jeddah, 27 Agustus 2018


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.