Muhammad Rizal: Empat Pilar MPR Harus Menjadi Pedoman Bangsa

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara

    Acara "Temu Tokoh Nasional/Kebangsaan", kerja sama MPR RI dengan Keluarga Besar Putra Jamparing Kota Tangerang Selatan yang digelar di lapangan Desa Kp. Jamparing, Kelurahan Kedaung. Kota Tangerang Selatan, Sabtu , 25 Agustus 2018

    INFO NASIONAL - Mewakili Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Sekretariat Jenderal MPR RI Muhammad Rizal, memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI  dalam acara “Temu Tokoh Nasional/Kebangsaan”, kerja sama MPR RI dengan Keluarga Besar Putra Jamparing Kota Tangerang Selatan.

    Acara yang digelar di lapangan Desa Kp. Jamparing, Kelurahan Kedaung. Kota Tangerang Selatan, Sabtu , 25 Agustus 2018 ini, dihadiri jajaran pengurus dan anggota KB Jamparing Tangerang Selatan dan ratusan masyarakat di wilayah sekitar. "Saya mewakili Ketua MPR RI menyampaikan pesan beliau, yang sangat mengapresiasi keinginan dan permintaan masyarakat untuk memahami Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa yang kita miliki," katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rizal menegaskan bahwa Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), harus menjadi pedoman seluruh anak bangsa Indonesia. Apalagi saat ini bangsa Indonesia memasuki tahun politik 2018 dan 2019.

    "Kontestasi luar biasa tersebut sangat rentan gesekan antar anak bangsa. Yang pasti, berbeda-beda pilihan.  Pemahaman yang baik akan Empat Pilar bisa menjadi benteng dan pemersatu seluruh anak bangsa walaupun terlibat dalam kontestasi pemilu," ujarnya.

    Seluruh anak bangsa, lanjut Muhammad Rizal, juga menekankan bahwa selain aktif berperan serta dalam pemilu juga harus menjadi pemilih yang pintar.  Pilihlah partai, caleg bahkan capres dan cawapres yang bersungguh-sungguh memiliki visi dan misi mempersatukan rakyat Indonesia, mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia, dan mampu membawa bangsa ini memiliki daya saing tinggi dalam perekonomian dunia.

    "Ada hal yang sangat luar biasa di kampung ini begitu saya tiba. Seluruh panitia acara dan masyarakat peserta acara mencerminkan keberagaman Indonesia. Sebab semua berasal dari beragam suku, agama, ras dan golongan, dan bisa menyatu membuat acara tentang kebangsaan dan cinta pada tanah air. Inilah potret sesungguhnya Indonesia kita," ucapnya.

    Melihat fakta, begitu mudahnya keberagaman menyatu di Indonesia. Hal itu diperlihatkan warga peserta yang memberikan harapan besar, bahwa Indonesia ke depan  dengan kekuatan rakyat akan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KB Putra Jamparing Akih Suparman mengatakan bahwa Keindonesiaan yang menghormati perbedaan, harus diaktualisasikan walaupun dalam lingkup kecil seperti kampung atau desa. 

    "Jika seluruh desa atau kampung di seluruh wilayah Indonesia mengaktualisasikan toleransi secara riil, menghormati perbedaan yang ada, maka kita tidak akan khawatir ancaman perpecahan di Indonesia. Kami juga sangat mengapresiasi Sosialisasi Empat Pilar yang digelar MPR di seluruh wilayah Indonesia. Semoga terus digelar dan berdampak baik untuk masyarakat Indonesia," kata Akih Suparman. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?