Idrus Marham Jabat Menteri Sosial selama 7 Bulan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham seusai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jakarta, 17 Januari 2018. Berikut fakta-fakta unik Idrus Marham yang dilantik menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. TEMPO/Ahmad Faiz

    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham seusai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jakarta, 17 Januari 2018. Berikut fakta-fakta unik Idrus Marham yang dilantik menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Idrus Marham menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial. Ia menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara langsung di Istana Kepresidenan hari ini.

    Baca: Idrus Marham Menyatakan Mundur sebagai Menteri Sosial

    Politikus Partai Golkar mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Riau I. Kepada wartawan, Idrus mengatakan surat penetapannya sebagai tersangka korupsi oleh KPK sudah disampaikan pada Kamis, 23 Agustus 2018.

    Menteri Sosial Idrus Marham seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, 24 Agustus 2018. Ia enggan memberikan komentar apakah kunjungannya berkaitan dengan dugaan kasus suap PLTU Riau-1. TEMPO/Ahmad Faiz

    "Tadi, saya menghadap Bapak Presiden jam 10.30. Saya melakukan ini setelah kemarin saya mendapat surat pemberitahuan tentang penyidikan saya terkait kasus yang dilakukan oleh saudara Eni (Eni Maulani Saragih) dan Kotjo (Johannes Budisutrisno Kotjo)," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018.

    Baca: Mensos Idrus Marham Temui Presiden Jokowi di Istana Hari Ini

    Idrus Marham dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa pada Rabu, 17 Januari 2018. Khofifah menyatakan mundur karena memilih maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

    Saat itu, Idrus dilantik di Istana Negara bersamaan dengan pelantikan Moeldoko sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) dan Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).

    Seusai dilantik menjadi Menteri Sosial, Idrus mengatakan dirinya cocok dengan Presiden Jokowi. "Kecocokannya kerja, kerja, kerja, untuk rakyat," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 17 Januari 2018.

    Baca: Ditanya Kabar Idrus Marham Mundur, Begini Respons JK

    Ketika itu, ia pun berujar, akan kerja keras memimpin Kementerian Sosial untuk membantu mengurangi jumlah penduduk miskin. Meski pengentasan kemiskinan memerlukan sinergi dari seluruh kementerian/lembaga yang ada. "Satu tahun setengah ini berarti kerja,kerja, kerja, tingkatkan akselerasi kerja, dan penguatan sinergitas," katanya.

    Namun, dalam perjalanannya, Idrus Marham hanya menduduki jabatannya sebagai Menteri Sosial selama 7 bulan 7 hari. Idrus menyatakan mundur dari jabatannya karena ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.