Idrus Marham Tinggalkan Pin dan Mobil Dinas Menteri Sosial

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Idrus Marham memberikan penjelasan saat menghadiri Rakornas tentang percepatan penyaluran bansos di Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Sosial Idrus Marham memberikan penjelasan saat menghadiri Rakornas tentang percepatan penyaluran bansos di Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial, Idrus Marham tidak lagi mengenakan pin menteri yang selama ini selalu disematkan di dada sebelah kirinya. Idrus tidak lagi menaiki mobil dinas menteri. Politikus Golkar itu terlihat meninggalkan Istana Kepresidenan dengan mobil Mitsubishi Pajero dengan pelat nomor B 1372 RFO.

    Baca: Idrus Marham Menyatakan Mundur sebagai Menteri Sosial

    Hari ini, Idrus menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatannya langsung kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan. Ia mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Riau I.

    "Tadi, saya menghadap Bapak Presiden jam 10.30. Saya melakukan ini setelah kemarin saya mendapat surat pemberitahuan tentang penyidikan saya terkait kasus yang dilakukan oleh saudara Eni (Eni Maulani Saragih) dan Kotjo (Johannes Budisutrisno Kotjo)," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018.

    Baca juga: 5 Fakta Soal Kasus Dugaan Suap Eni Saragih

    Idrus Marham mengatakan surat penetapannya sebagai tersangka korupsi oleh KPK sudah disampaikan pada Kamis, 23 Agustus 2018. Karena alasan itulah, Idrus memutuskan mundur. "Dan itu tentu, saya harus mengambil langkah dan karena itu saya menghadap Bapak Presiden menyampaikan surat pengunduran diri saya selaku Menteri Sosial," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.