Kontras Berharap Putusan Meiliana Bebas dari Intervensi

Terdakwa kasus penistaan agama, Meliana. ANTARA/Irsan Mulyadi

TEMPO.CO, Medan- Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara, meminta putusan hakim terhadap kasus yang menjerat Meiliana bebas dari intervensi. Menurut KontraS, hakim harus bertindak adil sesuai dengan fakta-fakta hukum yang ditemui selama persidangan. “Kami tidak ingin kasus ini digiring menjadi tedensius, bermuatan SARA dan diintervensi berbagai pihak,” ujar Koordinator KontraS Sumatera Utara, Amin Multazam Lubis kepada Tempo pada Kamis, 23 Agustus 2018.

Menurut KontraS, kasus Meiliana sangat memprihatinkan. Meiliana harus diposisikan sebagai korban dalam peristiwa yang terjadi pada 29 Juli 2016 itu. Sebab selain rumahnya dirusak, Meiliana juga diintimidasi, diancam dan berbagai hal lain yang masuk dalam kategori melanggar hak asasinya.

Baca: 
Divonis 1,5 Tahun Kasus Penistaan Agama ... 
Ini Kronologi Kasus Penistaan Agama Meiliana ... 

Jika ada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan Meiliana, bisa dilaporkan kepada polisi. Tapi yang dialami Meiliana juga harus diperhatikan sebagai suatu perbuatan yang melanggar hukum.

Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara menghukum Meiliana karena dianggap terbukti menista agama. Peristiwa itu terjadi dua tahun lalu di Jalan Karya Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Balai Kota I, Kecamatan Tanjung Balai Selatan dan menyulut kerusuhan kota itu.

Baca: Setara Minta Komisi Yudisial Periksa Hakim ...

Perkara dimulai dari Meiliana yang memprotes volume suara azan yang berkumandang dari Masjid Al Maksun yang berada tepat di depan rumahnya. Meiliana dan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Maksun sempat bersitegang sebelum peristiwa mencekam menjalar keseputaran Kota Tanjung Balai. Amuk massa berpuncak hingga penyerangan kebeberapa rumah ibadah baik vihara maupun kelenteng.

Selasa, 21 Agustus 2018 lalu, Meiliana divonis bersalah oleh Hakim Pengadilan Negeri Medan. Ibu dari empat orang anak itu dihukum 1 tahun 6 bulan karena dianggap melanggar Pasal 156a KUHP.

Simak: Basarah Minta Penyelesaian Kasus Meiliana ...

Penasehat hukum Meiliana menyatakan keberatan dan berniat mengajukan banding. “Kami banding. Bagaimana dinyatakan tindak pidana kalau enggak ada bukti," ujar salah seorang tim kuasa hukum Meiliana, Ranto Sibarani.






Kontras Minta Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dijerat Dengan Pasal Ini

13 jam lalu

Kontras Minta Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dijerat Dengan Pasal Ini

Kontras menilai ada penganiayaan hingga pembunuhan berencana dalam Tragedi Kanjuruhan.


KontraS Ragukan Penyidikan Polisi di Tragedi Kanjuruhan

23 jam lalu

KontraS Ragukan Penyidikan Polisi di Tragedi Kanjuruhan

KonntaS meragukan penyidikan polisi atas tragedi Kanjuruhan. Apalagi dalam penyidikan kasus ini tidak melibatkan pengawasan eksternal.


4 Anggota Polres Halmahera Utara Penganiaya Mahasiswa Sudah Ditahan

1 hari lalu

4 Anggota Polres Halmahera Utara Penganiaya Mahasiswa Sudah Ditahan

Kapolda Malut Irjen Risyapudin Nursin mengatakan 4 anggota Polres Halmahera Utara yang diduga melakukan penganiayaan ke mahasiswa sudah ditahan.


LPSK Terima 7 Permohonan Saksi dan Korban Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Karena Kasus Hukum

1 hari lalu

LPSK Terima 7 Permohonan Saksi dan Korban Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Karena Kasus Hukum

LPSK menerima tujuh permohonan sebagai saksi dan korban Tragedi Kanjuruhan.


KontraS Minta Penyelidikan Kasus Dugaan Penyiksaan Mahasiswa di Halmahera Utara

1 hari lalu

KontraS Minta Penyelidikan Kasus Dugaan Penyiksaan Mahasiswa di Halmahera Utara

KontraS mengungkapkan adanya dugaan penyiksaan terhadap seorang mahasiswa karena mengkritik polisi di Halmahera Utara.


Kontras Surabaya Sebut Tragedi Kanjuruhan Akibat Kelalaian Panpel dan Tindakan Berlebihan Polisi

4 hari lalu

Kontras Surabaya Sebut Tragedi Kanjuruhan Akibat Kelalaian Panpel dan Tindakan Berlebihan Polisi

KontraS Surabaya sebut suporter tidak bersalah dalam Tragedi Kanjuruhan.


Tragedi Kanjuruhan, KontraS Surabaya Ragukan Data Korban Versi Polisi

4 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, KontraS Surabaya Ragukan Data Korban Versi Polisi

KontraS Surabaya menyebutkan banyak korban Tragedi Kanjuruhan yang langsung dibawa rekan-rekannya sehingga tak tercatat oleh polisi.


KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

5 hari lalu

KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

KontraS menyatakan setidaknya ada empat argumentasi mengapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan.


Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

8 hari lalu

Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

Roy Suryo ditahan 20 hari di Rutan Salemba setelah berkasnya selesai tahap II.


Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

8 hari lalu

Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

Kejaksaan Tinggi Jakarta menyatakan berkas kasus Roy Suryo sudah P21 atau lengkap. Hari ini tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan.