BNN Bekuk Kurir Narkoba Suruhan Eks Caleg NasDem Ibrahim Hongkong

Reporter

Ilustrasi penjahat narkoba. ANTARA/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta- Aparat Badan Narkotika Nasional atau BNN menangkap satu orang tersangka lagi, Firdaus alias Daus, dalam kasus peredaran narkotika. Daus ditangkap di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh, saat baru tiba dari Kuala Lumpur.

"Daus ini suruhan Ibrahim alias Hongkong untuk mengantar sabu dengan speed boat dari Pulau Pinang, Penang, Malaysia ke tempat serah terima di tengah laut," ujar Deputi Pemberantasan Narkotika BNN Inspektur Jenderal Arman Depari melalui keterangan tertulis, Rabu, 22 Agustus 2018.

Baca: Diduga Bandar Sabu, Upaya Ibrahim Hasan Jadi Caleg NasDem Pupus

Sebelum ditangkap, Daus sempat berupaya mengelabui petugas dengan membeli tiket pesawat dari Penang menuju Aceh. Modusnya, setelah check in dan cap paspor di bagian imigrasi bandara, ternyata Daus tak berangkat. Ia keluar bandara dan pergi ke Kuala Lumpur.

"Nah di Kuala Lumpur, Daus beli tiket pesawat lagi dan berangkat pulang ke Aceh. Tetapi, petugas BNN sudah siap menangkap Daus ketika turun dari pesawat dan langsung diterbangkan ke Medan," kata Arman. Ketika ditangkap, petugas ingin melakukan tes urin terhadap Daus. "Tapi ia menolak dan bilang tidak usah dites karena sudah positif. Ia mengaku setiap hari mengonsumsi sabu, terutama ketika melaut."

Simak: Diduga Bandar Sabu 150 kg, Caleg Nasdem Terancam Dipecat Partai

Dari hasil pemeriksaan, Daus mengakui telah empat kali mengantar sabu ke tengah laut. Daus, kata Arman, diupah Rp 80 juta. "Dengan demikian terbukti bahwa Ibrahim bukan hanya satu sampai dua kali melakukan hal yang sama," ujar Arman.

Sebelumnya, Ibrahim Hasan alias Hongkong ditangkap karena terlibat dalam peredaran narkotika di Aceh dan Sumatera Utara pada 20 Agustus lalu. Selain Ibrahim, BNN juga menangkap enam orang lainnya yang diduga ikut membantu peredaran barang haram itu. Mereka adalah, Ibrahim alias Jampok, Rinaldi, A. Rahman, Joko dan Amat.

Lihat: Diduga Bandar Narkoba, Ibrahim Hongkong Terancam Hukuman Berat

Adapun barang bukti yang disita oleh BNN antara lain, Kapal Kayu berwarna biru, tiga karung goni diduga berisikan narkotika, ekstasi 30 ribu butir, mobil Fortuner warna Hitam bernomor polisi BK 5 IH serta uang tunai Rp1.550.000 dan ponsel.

Ibrahim yang juga calon legislator Partai NasDem dijerat dengan pasal 114 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I yang beratnya melebihi satu kilogram, pelaku bisa dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. Setelah kasusnya terungkap, yang bersangkutan dipecat dari partai.






6 Fakta Hillary Brigitta Lasut, Terakhir Melaporkan Komika Mamat Alkatri

9 jam lalu

6 Fakta Hillary Brigitta Lasut, Terakhir Melaporkan Komika Mamat Alkatri

Hillary Brigitta Lasut anggota DPR termuda dari Partai Nasdem. Berikut sederet fakta tentangnya, termasuk melaporkan komika Mamat Alkatiri.


Pertemuan AHY dan Anies Baswedan: Segera Mengerucut untuk Pilpres 2024?

13 jam lalu

Pertemuan AHY dan Anies Baswedan: Segera Mengerucut untuk Pilpres 2024?

Pertemuan Anies Baswedan dan AHY tersebut membahas mengenai berbagai hal menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.


Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

14 jam lalu

Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

Partai Demokrat mempersilakan Anies Baswedan untuk bertemu dengan partai calon koalisi lainnya sebelum menggelar deklarasi.


Kader Demokrat Nyanyi Anies-AHY, Teriakkan Pemimpin Perubahan

20 jam lalu

Kader Demokrat Nyanyi Anies-AHY, Teriakkan Pemimpin Perubahan

Pertemuan Anies-AHY yang direncanakan hari ini disambut meriah para kader Partai Demokrat. Mereka pun meneriakkan yel-yel pemimpin perubahan.


Anies Baswedan Bertemu AHY Hari Ini, Kader Demokrat Ramai-ramai Menyambut

20 jam lalu

Anies Baswedan Bertemu AHY Hari Ini, Kader Demokrat Ramai-ramai Menyambut

Kader Partai Demokrat telah siap menyambut kedatangan Gubernur DKI Anies Baswedan ke kantor partai itu. Anies akan bertemu AHY hari ini.


Demokrat Sebut AHY Siap Bertemu Anies Baswedan Hari Ini

20 jam lalu

Demokrat Sebut AHY Siap Bertemu Anies Baswedan Hari Ini

Juru bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, AHY siap bertemu Anies Baswedan dalam silaturahmi politik yang diadakan hari ini.


Dua Kader NasDem Mundur Setelah Deklarasi Anies, Waketum: Mati Satu Tumbuh Seribu

1 hari lalu

Dua Kader NasDem Mundur Setelah Deklarasi Anies, Waketum: Mati Satu Tumbuh Seribu

Waketum NasDem Ahmad Ali mengakui ada dua kader yang memutuskan mundur pasca-pendeklarasian Anies Baswedan, salah satunya Ni Luh Djelantik.


Anies Cerita Batal Istirahat Pasca-lengser dari DKI karena Diusung Jadi Capres

1 hari lalu

Anies Cerita Batal Istirahat Pasca-lengser dari DKI karena Diusung Jadi Capres

Anies Baswedan mengatakan batal istirahat setelah lengser dari DKI 1. Sebab, dia akan disibukkan dengan urusan Pilpres 2024 NasDem.


AHY Bertemu Anies Baswedan Besok, Demokrat: Publik Berharap Keduanya Berpasangan di 2024

1 hari lalu

AHY Bertemu Anies Baswedan Besok, Demokrat: Publik Berharap Keduanya Berpasangan di 2024

Andi Arief mengatakan kedatangan Anies Baswedan untuk bertemu Ketua Umum Partai Demokrat AHY sangat dinanti oleh para kader partainya.


Keamanan Sierra Leone Menyita 520 Kilogram Kokain

1 hari lalu

Keamanan Sierra Leone Menyita 520 Kilogram Kokain

Aparat keamanan Sierra Leone pada Rabu, 5 Oktober 2022, menahan tiga WNA yang terlibat dalam kejahatan penyelundupan setengah ton kokain