Politikus PAN Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Suap Amin Santono

Reporter

Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Demokrat, Amin Santono (tengah) resmi ditahan seusai tertangkap dalam OTT di Gedung KPK, Jakarta, 6 Mei 2018. Amin menjadi tersangka kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji mengenai usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan 2018. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

TEMPO.CO, Jakarta-Angggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Amanat Nasional atau PAN Sukiman akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap dana perimbangan daerah, Selasa, 21 Agustus 2018.

Sukiman langsung diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan politikus Partai Demokrat Amin Santono. "Sukiman datang pagi ini dan dilanjutkan pemeriksan oleh penyidik," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Baca: Akan Diperiksa KPK untuk Amin Santono, Legislator Sukiman Mangkir

Febri menuturkan pemeriksaan terhadap Sukiman  merupakan penjadwalan ulang dari agenda pemeriksan pada 13 Agustus 2018. Kala itu, Sukiman mangkir karena DPR sedang masa reses.

Sukiman merupakan anggota DPR pertama yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus Amin Santono. Namanya turut terseret dalam kasus ini setelah KPK menggeledah rumah dinas dan apartemen yang ditempati staf ahlinya. Dari kedua tempat itu KPK menyita dokumen dan mobil Toyota Camry. "Dari aparteman disita kendaraan Toyota Camry dan dari rumah dinas anggota disita dokumen," kata Febri.

Simak: Penyuap Amin Santono Dituntut 3 Tahun Penjara

KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini. Selain Amin Santono, tersangka lainnya ialah mantan pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. Ia diduga  terkait kasus suap usulan proyek dari Kabupaten Sumedang dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2018. KPK juga menetapkan dua kontraktor yakni Ahmad Ghiast dan Eka Kamaluddin sebagai tersangka pemberi hadiah.

Terkuaknya kasus dana perimbangan ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Amin di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada 4 Mei 2018. KPK menyita Rp 400 juta dan bukti transfer Rp 100 juta serta dokumen proposal penganggaran dana perimbangan daerah.

Lihat: KPK Periksa Anggota DPR Fraksi PPP dalam Kasus Mafia Anggaran

Setelah mengamankan Amin, KPK kemudian menangkap Yaya serta Ahmad dan Eka di lokasi berbeda. KPK menyangka total uang Rp 500 juta yang diterima Amin adalah komitmen fee dari 7 persen imbalan yang dijanjikan dalam dua proyek di Kabupaten Sumedang bernilai Rp 25 miliar.






KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

8 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

15 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

16 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

17 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

18 jam lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

19 jam lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

20 jam lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

22 jam lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

23 jam lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

23 jam lalu

Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

KPK berupaya menghindari upaya penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kasus dugaan gratifikasi dan lebih mengutamakan persuasif