JK Akan Pimpin Rapat di Lokasi Gempa Lombok Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita memasak di tenda penampungan sementara korban gempa di Lombok, 8 Agustus 2018. Sebanyak 42.239 unit rumah dan 458 sekolah dinyatakan rusak akibat gempa Lombok. AP

    Seorang wanita memasak di tenda penampungan sementara korban gempa di Lombok, 8 Agustus 2018. Sebanyak 42.239 unit rumah dan 458 sekolah dinyatakan rusak akibat gempa Lombok. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau dampak gempa Lombok hari ini. JK berangkat menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pagi ini.

    Baca: Gempa Lombok Tak Jadi Bencana Nasional, Mensos: Pusat Tetap Bantu

    Menurut juru bicara wakil presiden, Husain Abdullah, JK ingin memastikan rencana rekonstruksi dan rehabilitasi di Lombok berjalan baik. "Di Lombok nanti, Wapres akan memimpin rapat dan mendengar laporan dari Gubernur NTB serta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah NTB," dikutip dari keterangan tertulis yang disampaikan Husain, Selasa, 21 Agustus 2018.

    JK berangkat ke Lombok mengunakan pesawat khusus Kepresidenan Bae RJ-85. Pesawat lepas landas pukul 06.30 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

    Baca: Gempa Lombok, PUPR Segera Dirikan Bangunan Tahan Gempa

    Dalam perjalanan kali ini, JK didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Idrus Marham, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Turut pula Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

    Lombok diguncang gempa berkali-kali. Gempa pertama terjadi pada 29 Juli 2018 dengan kekuatan 6,4 skala richter (SR). Selanjutnya, gempa susulan terjadi pada 5 Agustus dengan kekuatan 7 SR. Pada Minggu, 19 Agustus 2018, gempa kembali terjadi dengan kekuatan 6,5 SR disusul gempa berkekuatan 6,9 SR pada esok hari.

    Hingga Senin sore, 20 Agustus 2018, gempa susulan masih terjadi. Tercatat 101 kali gempa susulan sudah berlangsung hingga pukul 11.00 WITA, kemarin.

    Baca: Gempa Lombok Tak Jadi Bencana Nasional, Ini Alasan Pemerintah

    Kementerian Sosial mencatat sebanyak 556 orang meninggal akibat rentetan gempa Lombok sejak 29 Juli 2018. Jumlah korban luka berat saat ini mencapai 1.054 jiwa. Sementara pengungsi tercatat mencapai 417.529 jiwa

    Gempa Lombok ini mengakibatkan 71.937 unit rumah rusak. Tak hanya itu, kantor pemerintah, fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta fasilitas umum seperti pasar, jalan, dan jembatan juga rusak akibat gempa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.