Pilpres 2019, Cak Imin: Orang NU Wajib Pilih NU

Wakil Ketua MPR Abdul Muhaimin Iskandar lakukan safari Ramadan dan Sosialisasi empat pilar di depan jamaah masjid Agung Lamongan, Jawa Timur, Rabu, 13 Juni 2018. (dok MPR RI)

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan akan ada gerilya kepada warga Nadlatul Ulama (NU) untuk memilih pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Baca juga:  Kata Pengurus PBNU Soal Mahfud MD Bukan Kader

Muhaimin mengatakan gerilya itu untuk memastikan nahdliyin juga memilih Ma'ruf Amin yang merupakan representasi NU di Pilpres 2019.

"Tinggal gerilya ke bawah, bahwa orang NU wajib pilih NU," kata Muhaimin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018.

Hal ini disampaikan Muhaimin merespons kemungkinan belum solidnya dukungan nahdliyin kepada pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin. Apalagi, belakangan ini pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno juga gencar mengadakan pertemuan dengan pimpinan dan tokoh NU.

Pada Kamis, 16 Agustus lalu, Prabowo dan Sandiaga menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj mengatakan PBNU tengah menyiapkan kartu NU untuk Prabowo. Adapun Sandi telah menjadi anggota NU sejak dua tahun lalu.

Baca juga: Cak Imin Sebut PBNU Tak Pernah Mengancam Soal Cawapres Jokowi

Malamnya, Sandiaga menemui Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Restoran Meradelima, Jakarta Selatan. Gus Ipul mengatakan, sebagai salah satu Ketua PBNU dia sedianya ikut menerima Prabowo dan Sandiaga di kantor PBNU. Namun, Gus Ipul terlambat tiba lantaran pesawatnya tertunda.

Politikus PKB itu mengungkapkan bakal manut kepada para kiai dan ulama Jawa Timur ihwal dukungan di Pilpres 2019. "Saya bisa seperti itu karena para ulama dan kiai. Soal dukungan, saya serahkan pada mereka. Sebagai santri saya ikut," kata Gus Ipul di depan Restoran Meradelima, Jakarta Selatan, Kamis malam, 20 Agustus 2018.

Cak Imin menampik anggapan PBNU bermain dua kaki dengan penerimaan terhadap Prabowo dan Sandiaga. Dia mengatakan NU sebagai organisasi keagamaan kultural memang tak dapat mendukung secara politis.

Baca juga: Cak Imin: Warga NU Solid Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Muhaimin pun melanjutkan, dia akan menyampaikan kepada para kiai dan ulama nahdliyin agar kompak memilih Jokowi - Ma'ruf Amin. "Ya sekali lagi saya sampaikan, Kiai Ma'ruf figur pemersatu NU. Itu yang saya sampaikan ke lingkungan supaya solid," ujarnya.






PKB dan Gerindra Sama-sama Usung Ketum Jadi Capres, Fadli Zon Bicara Elektabilitas

3 hari lalu

PKB dan Gerindra Sama-sama Usung Ketum Jadi Capres, Fadli Zon Bicara Elektabilitas

PKB berkukuh mengusung Cak Imin sebagai capres 2024. Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut keputusan ini merupakan mandat dari muktamar.


Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

6 hari lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

6 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

7 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

7 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

7 hari lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.


Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

7 hari lalu

Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

PKB menyebut mandat muktamar partai itu adalah mengusung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.


Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

7 hari lalu

Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

Syekh Yusuf Al Qaradawi, ulama dan cendekiawan Mesir itu wafat pada Senin, 26 September 2022. Ia pernah datang ke kantor PBNU, ini pesannya.


Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

8 hari lalu

Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

Prabowo mengingatkan Gerindra dan PKB telah terikat dalam kesepakatan kerja sama di bawah bingkai Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.


Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

9 hari lalu

Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

Sebelumnya, Prabowo bersilaturahmi dengan 9 kiai NU di Asrama Perguruan Tinggi Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang.