Gempa Lombok Beruntun, Warga Mataram Takut Pulang ke Rumah

Reporter

Editor

Amirullah

Sejumlah pengungsi korban gempa bersiap mengikuti upacara bendera peringatan HUT RI ke-73 di Posko Pengungsian Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 17 Agustus 2018. Upacara ini diikuti mulai anak-anak hingga orang lanjut usia. ANTARA

TEMPO.CO, Mataram - Gempa Lombok pada Ahad malam dengan kekuatan 7 Skala Richter masih diikuti belasan gempa susulan hingga Senin pagi, 20 Agustus 2018. Ini membuat warga Kota Mataram memilih untuk menetap di pengungsian.

Baca: Korban Gempa Lombok di Mataram Kekurangan Logistik, Minim Bantuan

“Tidak berani pulang. Rumah retak-retak. Siapa tahu ada gempa susulan,” ujar Nursan, warga Dasan Agung, Selaparang, Mataram, Senin, 20 Agustus 2018.

Nursam beserta istri dan ibunya mengungsi di Islamic Center Nusa Tenggara Barat, Jalan Udayana, Kota Mataram. Ia bersama ratusan warga lainnya berjejalan di tenda-tenda seadanya buatan warga serta beberapa bantuan dari Palang Merah Indonesia.

Nursan pun meliburkan diri dari pekerjaannya sebagai petugas kebersihan di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. “Sehari ini saja liburnya,” ujar pria 56 tahun tersebut.

Sebenarnya tak ada pemberitahuan resmi dari kantornya mengenai hari libur ini. Namun, ia mengatakan setiap ada gempa besar otomatis kantornya diliburkan. “Siapa tahu ada gempa susulan besar, terus pegawai tidak bisa pulang,” ucapnya.

Baca: Cerita Pengungsi Gempa Lombok di Islamic Center: Minum Air Mentah

Meski masih banyak warga yang memilih menetap di tempat pengungsian, kantor bank dan pemerintahan di Kota Mataram tetap buka. Kantor Bank Indonesia di Jalan Pejanggik Kota Mataram, misalnya, membuka beberapa tenda di halaman.

Terlihat beberapa pegawai sibuk menghadap masing-masing layar komputer di dalam tenda tersebut. Warga lainnya juga masih banyak yang hilir-mudik menggunakan kendaraan bermotor.






Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

41 menit lalu

Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

Gempa merusak di Tarutung yang terakhir terjadi satu dekade lalu. Pemicu sama, kekuatan sedikit lebih lemah, 165 rumah rusak.


Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

1 jam lalu

Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

Gempa berpusat di darat dengan intensitas guncangan sampai skala VI MMI. Dipastikan merusak dan jatuh korban. Simak data BMKG.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

9 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

Topik tentang dua gempa darat kembali terjadi di Sumatera pada Jumat pagi dan dinihari menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

1 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


8 Gempa Darat dalam 10 Hari di Sumatera, Begini Kata BMKG

4 hari lalu

8 Gempa Darat dalam 10 Hari di Sumatera, Begini Kata BMKG

Sejumlah gempa darat dengan dampak guncangannya yang bisa dirasakan menyapa Pulau Sumatera beberapa hari belakangan.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Prakiraan Cuaca BMKG, Jumlah Mahasiswa UT

6 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Prakiraan Cuaca BMKG, Jumlah Mahasiswa UT

Topik tentang prakiraan cuaca BMKG bahwa sebagian wilayah Indonesia dilanda hujan pada Sabtu menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

6 hari lalu

Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami, kendati daerah pantai Kabupaten Aceh Barat rawan bencana tsunami.


Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh, BMKG Minta Masyarakat Waspada Potensi Gempa Susulan

6 hari lalu

Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh, BMKG Minta Masyarakat Waspada Potensi Gempa Susulan

Setelah gempa berkekuatan Magnitudo 6,4 di wilayah pantai barat Aceh pada Sabtu ini pukul 03.53 WIB, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.


BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

6 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.


BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

6 hari lalu

BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,6.